RADARSEMARANG.ID – Eks Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi diduetkan oleh PDIP dalam kontestasi Pimilihan Umum Kepala Daerah 2024.
Ini menjelaskan jika PDIP tidak akan berkolasi di Pemilihan Gubernur Jawa Tengah. Meski demikian PDIP memang bisa mengusung calon sendiri karena meraih suara terbanyak Pileg di Jateng.
Lalu siapakah Eks Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa ?
Jenderal TNI (Purn.) H. Muhammad Andika Perkasa,S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D. lahir 21 Desember 1964) adalah seorang purnawirawan TNI yang menjabat Panglima Tentara Nasional Indonesia pada tahun 2021 sampai 2022.
Andika merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1987. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat.
Pada saat dilantik, ia adalah Panglima TNI tertua sepanjang sejarah, tetapi catatan tersebut selanjutnya dipecahkan oleh Laksamana Yudo Margono yang dilantik menggantikannya pada tanggal 19 Desember 2022.
Selain itu juga berasal dari keluarga campuran Magelang, Jawa Tengah dan Blitar, Jawa Timur.
Dalam karirnya, Andika mengawali kariernya sebagai perwira pertama infanteri di jajaran korps baret merah (Kopassus) Grup 2 /Para Komando dan Satuan-81 /Penanggulangan Teror (Gultor) Kopassus selama 12 tahun, dan setelah penugasan di Departemen Pertahanan dan Keamanan (Dephankam) dan Mabes TNI-AD kembali bertugas di Kopassus sebagai Komandan Batalyon 32/Apta Sandhi Prayuda Utama, Grup 3/Sandhi Yudha.
Jenderal TNI Andika Perkasa mengenyam pendidikan tinggi Strata-1 (Sarjana Ekonomi) di Universitas Terbuka dan meraih 3 gelar akademik Strata-2 (M.A., M.Sc., M.Phil.)serta 1 gelar akademik Strata-3 (Ph.D) dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Amerika Serikat.
Jabatan sebelumnya sebagai perwira menengah (pamen) pada kepangkatan Kolonel (Inf.) adalah Sespri Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Komandan Resimen Induk (Danrindam) Kodam Jaya/Jayakarta di Jakarta, Komandan Resor Militer (Danrem) 023/Kawal Samudera Kodam I/Bukit Barisan berkedudukan di Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara.
Kemudian dipromosikan ke jabatan perwira tinggi (pati) dengan pangkat Brigadir Jenderal TNI sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI-AD (Kadispenad), Jakarta pada tanggal 25 November 2013 berdasarkan Keputusan Panglima TNI No. Kep/871/XI/2013 tanggal 8 November 2013.
Pada November 2021, ia dicalonkan oleh Presiden Joko Widodo untuk memegang jabatan Panglima Tentara Nasional Indonesia, menggantikan Marsekal TNI Dr. Hadi Tjahjanto yang akan memasuki masa purna tugas.
Lalu siapakah sosok Hendrar Prihadi yang mendampingi Andika Perkasa.
Dr. H. Hendrar Prihadi, S.E., M.M. lahir 30 Maret 1971, dikenal dengan sapaan Mas Hendi, adalah Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang menjabat sejak tanggal 10 Oktober 2022.
Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Wali Kota Semarang periode 2016–2021 dan 2021–2022 dan Wakil Wali Kota Semarang periode 2010–2013.
Karier politik ayah 3 anak itu bukannya tak pernah mulus. Mulanya Hendi bekerja sebagai seorang sales kacamata pada tahun 1996.
Setelah sempat beberapa kali berpindah kerja, Hendi memilih untuk fokus berwirausaha. Pada tahun 1999 ia mendirikan CV Sinar Mulia.
Namun pada tahun 2009, Hendi memutuskan untuk meninggalkan aktivitasnya di dunia usaha setelah terpilih sebagai anggota DPRD Jawa Tengah. Setahun kemudian pada 2010, Hendi menduduki jabatan sebagai Wakil Wali Kota Semarang.
Pada 2011, diamankan menjadi pelaksana tugas Wali Kota Semarang karena Wali Kota Semarang saat itu, Soemarmo HS, terjerat kasus korupsi. Hendi kemudian resmi dilantik sebagai Wali Kota Semarang pada 2013.
Hendi meraih penghargaan Anti Gratifikasi Award KPK RI pada 2013 dan 2014. Ia terpilih sebagai 'Best City Manager' (Manajer Kota Terbaik) oleh lembaga internasional Europe Business Assembly pada tahun 2014.
Hendi juga pernah dinobatkan sebagai pembina pelayanan publik terbaik di Indonesia sejak tahun 2016 hingga 2019. Ia dianggap berprestasi dalam melakukan reformasi pelayanan publik.
Karier politik Hendi semakin bersinar. Ia berpasangan dengan Hevearita Gunaryanti Rahayu dan kemudian terpilih menjadi Wali Kota Semarang pada 2016 hingga 2021.
Hendi tidak sampai tuntas menjabat Walkot Semarang karena di tengah jalan ia dipercaya Presiden Jokowi untuk menjadi Kepala LKPP.
Demikianlah terkait pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Jawa Tengah 2024.(dka/bas)
Editor : Baskoro Septiadi