Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Begini Kata Saksi Mata Tawuran Maut Dua Gangster yang Memakan Korban Jiwa di Bandarharjo Semarang

Muhammad Hariyanto • Jumat, 23 Agustus 2024 | 21:31 WIB
Polisi meminta keterangan warga di sekitar tempat kejadian perkara. (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Polisi meminta keterangan warga di sekitar tempat kejadian perkara. (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Aksi tawuran maut dua kelompok gangster pecah terjadi di wilayah, Bandarharjo, Semarang Utara, Jumat 23/8/2024) jelang subuh sekitar pukul 03.30.

Korban dua orang, satu orang meninggal dengan luka bacok pada bagian perut.  Korban meninggal berinisial Nov, 27.

Tubuhnya bagian perut mengalami luka bacokan senjata tajam. Pemuda ini ditemukan tergeletak bersimbah dari di Jalan Layur, Semarang Utara setelah melarikan diri dari lokasi tawuran. 

Korban satunya, bernama Nik, 23, hanya mengalami luka di tangan kiri. Keduanya, sempat dilarikan ke RSUP dr Kariadi Semarang guna mendapatkan perawatan medis. Nahas, nyawa Nov tidak terselamatkan alias meninggal. 

Muhammad Yuslam, warga yang mengetahui aksi tawuran ini mengatakan, awal melihat setelah dibangunkan dari tidur orang tuanya yang mendengar keributan diluar rumah.

Setelah terbangun, kemudian mencoba untuk keluar rumah namun dicegah oleh ibunya. 

"Saya dibangunkan ibu saya, jam 4 subuh, melihat ada orang tawuran depan rumah saya. Saya gak boleh keluar sama ibu saya. Wes ojo metu neng omah wae (omongan ibu). Saya pikirnya mau ngusir, jam 4 an pas," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (23/8/2024). 

Meski demikian, pihaknya mengintip dari balik jendela dalam rumahnya. Ternyata benar, ada tawuran yang dilakukan oleh para remaja. Bahkan, sempat melihat korban lari dan kemudian jatuh tersungkur depan rumahnya. 

"Terus si korban itu lari sudah dari arah sana (Jembatan Puskesmas) terus jatuh, geletak, itu megangi perut. Terus dibantu sama teman-temannya, banyak temannya, terus dibawa ke rumah sakit. Kondisi selanjutnya saya gak tau," bebernya.

Pria ini juga menyebut, mereka yang melakukan tawuran juga membawa senjata tajam. Namun pihaknya tak mengetahui jumlah pastinya, orang yang terlibat dalam tawuran tersebut. "Itu ramai banget, senjata tajame juga panjang panjang," ujarnya. 

Yuslam menambahkan, korban tak disangka adalah temannya nongkrong. Namun, pada awalnya tidak mengetahui hal tersebut. 

"Awalnya gak tau. Yang tawuran anak mana saya gak tau. Terus subuh subuh itu dapat kabar, korban teman saya. Teman dulu nongkrong," pungkasnya. 

Sebelumnya diberitakan, aksi tawuran dua kelompok gangster terjadi di Kota Semarang. Kali ini, tawuran pecah terjadi di wilayah, Bandarharjo, Semarang Utara, Jumat 23/8/2024) jelang subuh sekitar pukul 03.30. 

Informasi yang diperoleh, tawuran tersebut melibatkan gangster Warmah, dari kampung Kuningan dan gangster Jerman dari kampung Bandarharjo. Mereka saling serang dengan menggunakan senjata tajam. 

Akibat kejadian tersebut, dua orang dari kelompok Kampung Kuningan mengalami luka-luka. Keduanya sempat dilarikan ke RSUP dr Kariadi Semarang guna mendapatkan perawatan medis.

Terkait kejadian tersebut, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, tawuran terjadi sekitaran Jembatan Kretek Puter Puskesmas Bandarharjo. Pihaknya juga menyebut ada dua korban dalam peristiwa ini. 

"Info dua korban di RS Kariadi, satu luka pada lengan dan 1 meninggal dunia," katanya. 

Saat ini anggota kepolisian sudah ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Petugas tengah memeriksa saksi dan mencari barang bukti untuk mengungkap kejadian ini. (mha/bas)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#tawuran semarang #tawuran gangster