RADARSEMARANG.ID - Reza Rahadian menjadi salah satu artis atau selebriti yang rela turut terlibat dalam aksi darurat demokrasi, Kamis (23/08/2024) untuk menolak revisi UU Pilkada sekaligus mengawal Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) di depan Gedung DPR RI.
Reza Rahadian melebur bersama peserta aksi darurat demokrasi.
Aktor film Laut Bercerita itu juga turut memberikan orasi di depan ribuan massa untuk menyampaikan keresahan dan pendapatnya tentang kondisi demokrasi di Indonesia.
Padahal, jika dilihat selama ini Reza Rahadian jarang sekali terlibat dalam urusan politik.
Namun kali ini, dirinya tak bisa tinggal diam melihat rencana pembangkangan DPR RI terhadap Putusan MK Batas Usia Capres yang jelas bersifat final dan mengikat.
Bahkan dirinya mengaku bahwa isu politik yang saat ini merebak membuat dirinya gusar dan tak bisa tidur tenang di rumahnya.
Karena itulah, Reza Rahadian memutuskan untuk keluar dan bergabung dengan peserta demonstrasi yang turut berjuang menjaga marwah MK.
"Selama ini saya selalu menjadikan dunia seni sebagai wilayah untuk menyampaikan keresahan hati dan kritik sosial. Namun, hari ini saya sudah tidak bisa lagi berhenti diam. Saya tidak bisa tidur tenang di rumah," ucapnya.
Ia juga mempertanyakan sebenarnya DPR RI mewakili siapa selain amanah rakyat. Sebab didapati fakta bahwa DPR RI mencoba menganulir Putusan MK yang memang sudah final dan harus dipatuhi.
"Hari ini kita mendapatkan kenyataan bahwa itu coba dianulis oleh sebuah lembaga yang katanya adalah wakil-wakil kita semua. Lantas, Anda-anda di dalam (Gedung DPR RI) ini wakil siapa?" lanjutnya.
Apalagi rencana menganulir putusan MK sarat akan muatan politis untuk memuluskan segelintir orang atau individu akgar mendapatkan keuntungan politik tertentu.
Aktor 37 tahun itu juga menyentil keluarga tertentu yang disebut-sebut ingin membangun politik dinasti.
"Saya hadir hari ini sebagai rakyat biasa bersama teman-teman dan mewakili suara orang-orang yang gelisah melihat demokrasi kita seperti ini. Negara ini bukan negara milik keluarga tertentu," ucap Reza.
Dari orasi tersebut dapat dilihat bahwa Reza Rahadian memiliki jiwa aktivis dan punya aura pejuang meskipun menjadi aktor papan atas yang sebenarnya memiliki kesibukan dan jadwal yang padat.
Usut punya usut, ternyata aktor tampan yang juga pemeran B. J. Habibie dalam film biopik tentang mantan Presiden Indonesia itu merupakan cucu Francisca Casparina Fanggidaej.
Francisca Casparina Fanggidaej merupakan pejuang wanita di masa kemerdekaan yang tak tercatat dalam buku sejarah.
Hal ini diuangkapkan oleh seorang sejarawan bernama Bonnie Triyana dalam unggahan di X pasca aksi Darurat Demokrasi.
Ia mengunggah foto neneknya Reza Rahadian, Fransisca Fangidaej yang tengah duduk bersedekap di sisi Fidel Castro.
Fidel Castro merupakan seorang tokoh politik dan militer yang terkenal sebagai pemimpin revolusi Kuba dan pendiri Republik Sosialis Kuba.
Selain itu juga terdapat kompatriotnya, Ibrahim Isa, sekjen Organisasi Internasional Setiakawan Rakyat Asia Afrika (OISRA) di Havana, Kuba.
“Baik Fransisca maupun Ibrahim Isa kehilangan kewarganegaraan Indonesia karena memilih pro-Sukarno. Foto ini diambil saat-saat genting penyelengaraan Konferensi Trikontinental awal 1966 sebagai kelanjutan KAA 1955. Mereka tak diakui sebagai delegasi resmi Indonesia karena pemerintah Jakarta sudah beralih ke tangan Soeharto. Keduanya sudah wafat sebagai eksil di Belanda” tulisnya.
Sementara itu dalam akun X @historia_id juga mengungkapkan bahwa, neneknya Reza Rahadian yakni Francisca Fanggidaej merupakan perempuan pejuang yang tak banyak disebut buku sejarah.
Stigma komunis dan kedekatannya dengan Sukarno membuatnya tak bisa pulang ke tanah air pasca 1965. (mia/bas)
Editor : Baskoro Septiadi