Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Geger! Email DPR RI Diretas Imbas Undang-Undang Pilkada, Begini Isinya

Devi Khofifatur Rizqi • Kamis, 22 Agustus 2024 | 22:35 WIB
Gambar Peringatan Darurat mendadak viral di media sosial diduga berkaitan dengan hasil keputusan DPR yang menganulir putusan MK.
Gambar Peringatan Darurat mendadak viral di media sosial diduga berkaitan dengan hasil keputusan DPR yang menganulir putusan MK.

RADARSEMARANG.ID - Revisi Undang-undang Pilkada rupanya memiliki imbas terhadap sejumlah fasilitas.

Kali ini sistem internal fasilitas surat elektronik atau email DPR RI dengan alamat dprnow@dpr.go.id yang diduga mengalami peretasan, pada Kamis (22/8).

Peretasan ini terjadi di tengah ramainya penolakan massa terkait revisi Undang-Undang Pilkada. 

Peretasan tersebut diduga terjadi setelah mengirimkan ribuan email secara serentak yang berisikan perlawanan ke sejumlah redaksi media nasional dan beberapa orang.

Dilansir dari Jawapos.com, mereka melaporkan telah mendapatkan email tersebut yang dikirim dari server resmi DPR RI, memuat kritik tajam terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada yang baru saja disepakati oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR. 

Isi pesan yang dikirimkan itu menegaskan bahwa keputusan DPR tidak berpihak pada kepentingan rakyat, dan menyerukan seluruh masyarakat untuk bersuara melawan kebijakan yang dianggap merugikan serta mematikan demokrasi. 

 Baca Juga: Demo Hari Ini! Ribuan Massa Kawal Putusan MK Datangi Gedung DPR RI di Jakarta Menuntut Hal Ini

Selain itu, peretas juga mengancam akan membocorkan lebih banyak informasi sensitif jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, menambah ketegangan di tengah situasi politik yang semakin memanas.

Berikut isi pesan tersebut.

DPR RI WAS HACKED.

PANJANG UMUR DEMOKRASI !

Siapa sangka seorang mantan tukang kayu dari kota kecil di Jawa bisa membangun lebih dari sekadar furnitur? Dia mengukir mahakarya NEPOTISME, sambil memakai topeng kepolosan dan wajah Innocent. Bravo! Tepuk tangan untuk mengubah demokrasi menjadi bisnis keluarga. Tapi tunggu dulu, rakyat tidak akan membeli apa yang dia jual. Permainan sudah selesai, dan kami di sini untuk merebut kembali apa yang seharusnya milik kami. Kami memiliki SENJATA TERKUAT YANG BISA MENGHANCURKAN APA PUN, KEKUATAN RAKYAT. Biarkan mereka mendengar suara kita, Saudaraku, khususnya kamu, ya kamu, Generasi Penerus INDONESIA. Biarkan mereka merasakan amarah "RAKYAT YANG TERTINDAS", di mana keadilan tak lebih dari selembar kanvas buta, Biarkan mereka merasakan panasnya "API SEMANGAT PEMUDA" di mana kita bisa tetap kuat bersama tak peduli seberapa besar ARMADA mereka. HARI INI KITA TURUN BERSAMA UNTUK MELAWAN KETIDAKADILAN "BERSATU KITA TEGUH, BERPECAH KITA RUNTUH, ATAU KITA AKAN KEHILANGAN NEGERI INI SELAMANYA!

Batalkan aturan DPR DAN HENTIKAN SEGALA KETERLIBATAN lebih lanjut untuk menghancurkan Konstitusi kita atau kami akan MEMBOCORKAN INFORMASI SENSITIF MILIK DPR RI KE SELURUH DUNIA MINGGU INI!

KAMI MENGIRIM EMAIL INI KE SELURUH NEGERI, JIKA KALIAN MENDAPATKANNYA, SEBARKAN SEBANYAK MUNGKIN, KITA PASTI BISA! SAATNYA RAKYAT BERGERAK, NEGARA KITA DALAM KEADAAN DARURAT. HANYA ADA 1 KATA, LAWAN ! NEGARA INI BUKAN MILIK 1 KELUARGA !

#RakyatIndonesia

#KawalPutusanMK

#DaruratNasional

#PeringatanDarurat"

 

 

Demikian isi pesan dalam email DPR RI yang berhasil diretas oleh hacker. (dev)

Editor : Baskoro Septiadi
#email #putusan mk #mahkamah konsitusi #dpr ri #Pilkada 2024 #uu pilkada