RADARSEMARANG.ID, Cianjur - Ketua panitia lomba panjat pinang berhadiah janda muda yang viral di Cianjur akhirnya buka suara.
Haris Iskandar, 35, Ketua Panita 17 Agustus di Cianjur mengungkap sosok janda muda tersebut.
Diketahui beberapa waktu lalu lomba panjat pinang berhadiah janda muda di Cianjur viral dan menarik perhatian warganet.
Janda muda itu diperebutkan oleh sebanyak 27 orang peserta pria tediri dari 9 kelompok dimana masing masing kelompok berjumlah tiga orang.
Untuk memenangkan janda muda tersebut setiap peserta harus melintasi rintangan batang pohon pinang sepanjang 10 meter dengan kemiringan hampir 20 derajat.
Pohon pinang tersebut juga terpasang di tengah kolam sehingga para peserta yang gagal akan tercebur dan harus mengulang kembali.
Hadiah yang disebut mendapatkan janda muda hingga jadi rebutan para peserta tersebut bukanlah seorang wanita melainkan laki-kaki yang didandani dengan cantik.
Warganet juga penasaran siapa sosok janda muda di balik hadiah lomba panjat pinang di Cianjur tersebut.
Janda muda tersebut duduk bak di atas singgasana memakai kebaya merah dan membawa payung merah.
Janda muda berkebaya merah itu hanya duduk menyaksikan para peserta lomba panjat pinang itu berhasil meraihnya.
Lalu, siapakah sebenarnya sosok janda muda yang jadi rebutan lelaki peserta lomba panjat pinang di Cianjur yang viral tersebut?
Setelah diusut, ternyata sosok janda muda tersebut bukan lah asli seorang wanita dan janda muda.
Haris Iskandar, Ketua Panita 17 Agustus di Cianjur mengungkap sosok janda muda tersebut bukan seorang wanita melainkan seorang pria.
Pria tersebut sengaja didandan menyerupai wanita sehingga menarik perhatian warga.
Janda muda itu juga hanya untuk memerankan perannya di lomba panjat pinang tersebut.
"Iya itu hanya seorang laki - laki, kita sengaja mendandani seorang panitia laki - laki untuk di dandani sebagai perempuan, dan disebut sebagai janda muda," ungkap Haris Iskandar.
Ia menjelaskan, ide panjat pinang hadiah janda muda ini mucul dari seorang wanita saat mereka melakukan rapat untuk perlombahan acara Agustusan.
"Ide ini pertama kali muncul pada saat kita rapat, ada seorang wanita yaitu Elin Rismayanti yang memberikan ide panjat pinang untuk memperebutkan seorang janda tersebut. Padahal itu laki - laki yang kita dandani," ujarnya. (bas)
Editor : Baskoro Septiadi