Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Selain Ancaman Gempa Megathrust, Ada Juga Sesar Kendeng, Sesar Aktif di Pulau Jawa yang Berpotensi Gempa Besar Kekuatan Magnitudo 7

Nurfa'ik Nabhan • Kamis, 22 Agustus 2024 | 17:45 WIB
Ilustrasi seismograf
Ilustrasi seismograf

RADARSEMARANG.ID - Beberapa sesar aktif banyak ditemukan di Pulau Jawa. Tidak hanya itu sesar-sesar tersebut berpotensi untuk terjadinya bencana gempa bumi yang besar.  

Salah satu sesar aktif yang berada di Pantai Utara Jawa dikenal dengan nama Zona Sesar Kendeng. Diaman sesar yang satu ini terbagi dalam enam segmen.

Berikut penjelasan lengkapnya.

Sesar Kendeng sendiri merupakan zona sesar yang memanjang dari barat ke timur yang dimulai dari selatan Semarang hingga ke bagian barat Jawa Timur.  Bahkan zona sesar tersebut melintang sejauh 300 kilometer.

Sesar KendenG terbagi dalam enam segmen, diantaranya Segmen Demak, Segmen Purwodadi, Segmen Cepu, Segmen Blumbang, Segmen Surabaya, dan Segmen Waru. Dengan total panjang sekitar 152 kilometer.

Berdasarkan informasi dari Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia Tahun 2017, Sesar Kendeng terdiri dari kumpulan sesar-sesar naik dan lipatan-lipatan (blind faults) yang dapat diamati dari adanya anomali Bouger di daerah ini.

Penemuan sesar sarat tersebut di sepanjang Pantai Utara Jawa memiliki implikasi penting untuk mitigasi bencana terutama bencana gempa bumi.

Pasalnya Sesar Kendeng bisa memicu gempa bumi yang besar hingga berkekuatan magnitudo 7.

Pergerakan sesar tersebut akan memberikan dampak yang cukup parah bagi wilayah-wilayah lain yang berada di sekitar sesar.

Ditambah lagi dengan tingkat kepadatan penduduk dan bangunan tentunya akan menambah dampak kerusakan yang ada.

Beberapa penelitian juga sudah membuktikan bahwa Sesar Kendeng merupakan sesar yang masih aktif.

Seperti halnya penelitian yang dilakukan dosen Teknik Geofisika, Fakultas Teknik Sipil Lingkungan dan Kebumian, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Amien Widodo pada tahun 2019.

Dimana bukti pergeseran sesar naik Kendeng yang menyebabkan pergeseran lapisan tanah hingga dua meter. Bukti geologi ini ditemukan di kawasan Wringinanom, Gresik.

Terpicunya gempa bumi besar akibat keberadaan Sesar Kendeng sudah mulai diperhitungkan oleh para ahli dan peneliti. Selain menjadi media rambat gelombang gempa bumi dari sesar-sesar aktif lainnya di Jawa Tengah, Sesar Kendeng ini juga menjadi sumber gempa bumi itu sendiri.

Selain itu Sesar Kendeng di bagian barat juga diidentifikasi menyambung kedalam sistem Sesar Semarang dan Sesar Baribis. (nun/bas)

 

 

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#magnitudo #semarang #gempa bumi #Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia Tahun 2017 #Jawa Timur #pantai utara Jawa #Sesar Kendeng #Pulau Jawa #Pergerakan sesar #JAWA TENGAH