Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kesaksian Penjaga Kos Ungkap Kesibukan Almarhumah Aulia Risma Lestari, Berangkat Pagi Pulang Malam Hari

Muhammad Iqbal Amar • Jumat, 16 Agustus 2024 | 17:13 WIB

 

Anggota Unit PPA Satreskrim Polrestabes Semarang melakukan olah TKP di kamar Kos korban di Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur. (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
Anggota Unit PPA Satreskrim Polrestabes Semarang melakukan olah TKP di kamar Kos korban di Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur. (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Mahasiswi fakultas Kedokteran PPDS Anestesi Undip  Aulia Risma Lestari nekat bunuh diri di kamar kosnya daerah Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur Semarang, Senin (12/8/2024). 

Dokter yang juga merupakan salah satu ASN di RSUD Kardinah Kota Tegal itu nekat menghabisi nyawanya sendiri dengan menyuntikan obat bius Roculax.

 Baca Juga: Terkuak Fakta, Aulia Risma Lestari Dokter Muda PPDS Anestesi Undip Semarang Ternyata Punya Riwayat Penyakit Ini

Diketahui almarhumah dr. Aulia Risma Lestari sedang menempuh studi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Undip Semarang.

Kuat dugaan dibalik kasus bunuh diri itu, almarhumah dr. Aulia Risma Lestari tak kuat menghadapi perundungan yang dilakukan oleh seniornya saat menempuh PPDS Anestesi Undip Semarang di RSUP dr, Kariadi.

Dalam keterangannya pasca olah TKP, Kasatreskrim Polrestabes Semarang, Kompol Andika Dharma Sena mengungkapkan ada dua suntikan jarum yang telah disiapkan almarhumah.

Satu suntikan sudah digunakan untuk bunuh diri sedangkan satu suntikan jarum lagi masih utuh berisi obat boius Roculax.

 Baca Juga: Ternyata Aulia Risma Lestari Mahasiswi PPDS Anestesi Undip yang Bunuh Diri Tak Hanya Menyiapkan Satu Suntikan Roculax, Ini Dosisnya

Diperkirakan satu suntikan jarum berisi obat bius Roculax sebanyak 3 cc. Padahal berdasarkan anjuran dokter ambang batas yang tidak boleh masuk ke dalam tubuh adalah 1 cc.

Kejadian itu tentu membuat publik penasaran motif apa dibalik almarhumah dr. Aulia Risma Lestari nekat bunuh diri.

Dari pemeriksaan TKP, kepolisian telah menemukan dua bukti penting. Selain jarum suntik juga terdapat buku diary korban yang tertulis dalam secarik kertas.

Curhatan diatas kertas tepat sebelum bunuh diri itu berisikan bahwa ia tak kuat dengan pekerjaan yang sedang dihadapinya.

Jam kerja dan aktivitas yang tinggi terhadap pekerjaan yang sedang dijalani membuatnya tertekan ditambah perlakuan perundungan yang dilakukan oleh seniornya.

Dalam catatan tersebut juga secara jelas menunjukkan kelakuan senior yang membuat almarhum depresi dan merasa tersiksa hingga akhirnya memilih meninggalkan dunia dengan cara bunuh diri.

Seorang penjaga rumah kos tempat almarhumah tinggal Sumarsono menjelaskan, korban merupakan orang dengan tipe pendiam.

Seringkali, Sumarsono juga melihat almarhumah pergi dari kos pagi hari dan pulang larut malam.

Sehingga persepsi penjaga kos, almarhumah adalah orang yang pekerja keras dengan kesibukan dan rutinitas hariannya.

"Terakhir ketemu hari minggu, kalau hari Senin tidak kelihatan. Terakhir melihat keluar kamar Minggu," kata Sumarsono. (mia/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#kesaksian penjaga kos #Aulia Risma Lestari #Anestesi #obat bius Roculax #Undip Semarang #RSUD Kardinah Kota Tegal #PPDS Anestesi Undip #BUNUH DIRI