RADARSEMARANG.ID - Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia yang akan dihelat pada 17 Agustus 2024 mendatang.
Banyak berbagai cara untuk turut memeriahkan, salah satunya dengan menghias kelas, sekolahan, lingkungan maupun perkantoran.
Bahkan, tak jarang sering kali diadakan lomba menghias bertemakan Hari Kemerdekaan Indonesia.
Mulai dari pemasangan bendera merah putih, gambar pahlawan serta peta Indonesia yang jika dipasang bisa menciptakan suasana yang lebih meruah.
Ada beberapa ide menghias kelas dengan tema 17 Agustus
- Gapura kemerdekaan
Gapura ini tidak hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi juga sebagai simbol semangat nasionalisme dan penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Selain itu, gapura kemerdekaan juga sering menjadi bagian dari berbagai kegiatan dan perayaan yang diadakan selama bulan Agustus, termasuk upacara, lomba-lomba, dan acara komunitas lainnya.
Bendera tersebut dapat dibuat menggunakan kertas berwarna atau origami supaya tidak mengeluarkan biaya besar.
Nuansa ini tentunya akan langsung menciptakan suasana patriotik saat memasuki ruangan kelas.
- Tembok Bernuansa Pahlawan
Desain tembok bernuansa pahlawan tidak hanya berfungsi sebagai penghormatan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan inspirasi bagi generasi mendatang.
Tembok ini biasanya dihiasi dengan gambar, mural, atau relief yang menggambarkan pahlawan-pahlawan yang telah berjasa bagi bangsa.
Desain ini bisa ditemui di berbagai tempat seperti sekolah, kantor pemerintah, monumen, atau tempat-tempat publik lainnya
- Peta Indonesia Dengan Konsep 3 Dimensi
Dengan mengusung konsep seperti ini, tentu harus mengeluarkan effort yang tinggi. Namun, hasilnya tidak bisa diragukan lagi. Peta Indonesia dengan 38 provinsi akan lebih hidup.
Tak hanya itu, dalam proses pembuatannya harus menonjolkan fitur topografi seperti pegunungan, dataran, dan perairan. Ini bisa memberikan gambaran visual yang lebih jelas tentang kontur dan elevasi.
- Lorong Waktu Ruang Sejarah
Jika di lingkungan maupun di sekolahan terhadap Lorong bisa membuat konsep tersebut yang bertemakan era peperangan hingga momen proklamasi.
Dengan tema ini, tentu akan bisa mengingat perjuangan para pahlawan serta sisi lain dari Kemerdekaan Indonesia.
- Ruang Pojok Se-Nusantara
Nah, untuk ide ini bisa membuat ruang yang kosong di area pojok dengan dikonsep perjuangan Kemerdekaan.
Di ruang pojok tersebut bisa disediakan meniatur berupa rumah adat, alat music serta pakaian adat untuk mengenalkan budaya Indonesia.
- Langit-langit Merah Putih
Tema sederhana tapi bernuansa 17 Agustus berikutnya ada langit-langit merah putih. Memakai tema ini, kamu hanya perlu menggantungkan kertas krep merah dan putih.
Kemudian, kertas-kertas tersebut ditempel dengan seutas tali lalu digantung untuk menciptakan efek meriah dengan nuansa merah putih.
- Pohon Pancasila
Yang satu ini ada tema pohon Pancasila yang bisa dibuat. Hanya perlu membuat pohon dari karton, lengkap dengan daun-daunnya.
Setelah itu, di setiap daun bisa diisi dengan tulisan kelima poin Pancasila, lalu dilengkapi juga simbol-simbolnya.
- Dinding Mutiara
Dinding kata-kata Mutiara berikut dapat dipilih untuk tema 17 Agustus. Cukup membuat tulisan berdasarkan kutipan inspiratif dari tokoh-tokoh kemerdekaan Indonesia di dinding maupun tembok.
Misalnya menempelkan gambar salah satu pahlawan kemerdekaan, kemudian di bagian bawahnya ditempel kutipan inspiratifnya.
- Pesan Lewat Mural perjuangan
Ajak teman-teman untuk membuat mural sederhana yang menggambarkan perjuangan kemerdekaan di salah satu dinding.
Misalnya di bagian belakang atau depan. Mural kemerdekaan tersebut bisa tentang era penjajahan, peperangan, hingga gambaran suasana proklamasi.
- Gelas Plastik Bekas
Jika punya gelas plastik bekas yang tidak terpakai dapat dimanfaatkan menjadi hiasan bagus untuk di kelas. Gelas plastik tersebut bisa dioleskan cat merah dan putih agar warnanya mencerminkan nuansa Indonesia.
Apabila cat sudah mengering, bagian bawah gelas bisa dibolongi dan dipasangkan benang atau tali agar menjadi gantungan.
- Sisi Sudut fotografi
Ingin menampilkan nuansa kemerdekaan yang simple dan kekinian? Bisa KOK membuat tema sudut fotografi.
Cukup sediakan area khusus dengan latar belakang atau background bertema kemerdekaan untuk berfoto. Siapa saja boleh berswafoto atau sambil cosplay pahlawan kemerdekaan dan berfoto di sudut fotografi ini.
- Pasang Lampion merah putih
Selain bendera kertas yang digatung di langit-langit ruang kelas, gantungan lampion juga bisa dijadikan alternatif tema untuk memberikan nuansa meriah kemerdekaan.
Kamu dan teman-teman bisa membuat prakarya lampion dari kertas. Warnanya cukup dibikin dua saja, yaitu merah dan putih lalu digantung dengan urutan warna selang-seling.
- Tata Letak Lewat Puzzle Indonesia
Tema lainnya ada puzzle Indonesia. Kamu bisa membuat puzzle besar berbentuk peta Indonesia dari kardus atau styrofoam yang dipotong-potong, kemudian di tempel di dinding kelas.
Potongan styrofoam peta tersebut nantinya bisa dimainkan siswa untuk menyusun gambar peta Indonesia.
- Dirikan Pohon harapan
Lalu ada juga tema pohon harapan. Sesuai dengan namanya, di pohon ini teman-teman sekelas bisa menggantung kartu berisi harapan mereka untuk Indonesia.
Caranya cukup sediakan pohon artifisial, kartu ucapan dan tali. Nantinya kartu ucapan yang sudah berisi tulisan tinggal di tali di setiap ranting pohon.
- Rangkai Balon merah putih
Ulang tahun hari kemerdekaan Indonesia juga identik dengan memasang balon-balon berwarna merah dan putih.
- Dekorasi Bunga
Untuk membuat dekorasi bunga, kamu dapat menggunakan kertas origami atau karton. Berbagai bentuk bunga bisa banget kamu buat dari bahan ini. Bagi sebagian orang, bikin bunga dari kertas mungkin cukup sulit.
- Balon Huruf
Untuk membentuk kata atau kalimat, hiasan balon huruf dapat digunakan. Detikers dapat mendekorasi kelas dengan tulisan seperti "HUT RI Ke- 79" atau "Merdeka" memakai balon huruf.
Kamu bisa menempelkannya pada bagian tengah dinding kelas
Itulah beberapa ide untuk menghias di ruangan maupun di dalam ruangan yang bertema 17 Agustus. Pastikan dekorasi tidak mengganggu aktivitas agar hasil lebih maksimal. (dka/bas)
Editor : Baskoro Septiadi