Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Terbongkar! Ini Dia Penyebab Kades Menganti Kebumen Supono yang Viral Akibat Adu Mulut dan Intimidasi Wali Murid Soal Pungli Sekolah

Devi Khofifatur Rizqi • Kamis, 25 Juli 2024 | 17:00 WIB
Video orang-orang berseragam ormas Pemuda Pancasila (PP) menggeruduk kediaman seorang warga di Kabupaten Kebumen Jateng viral di media sosial.
Video orang-orang berseragam ormas Pemuda Pancasila (PP) menggeruduk kediaman seorang warga di Kabupaten Kebumen Jateng viral di media sosial.

RADARSEMARANG.ID - Kades Supono akhirnya klarifikasi terkait video viral dirinya yang memakai seragam Pemuda Pancasila (PP) intimidasi wali murid soal pungli di sekolah.

Kepala Desa Menganti yang sekaligus ketua Pemuda Pancasila (PP) setempat, Supono mengomentari video viral dirinya yang disebut mengintimidasi Ketua LPKSM Kresna Cakra Nusantara.

Supono menyatakan bahwa saat itu dirinya datang ke rumah salah seorang warganya yang didatangi LSM untuk meluruskan soal dugaan Pungli di SDN 1 Jatimulyo.

Menurutnya, Sugiyono yang tak minta izin kepada pihaknya yang bertamu ke rumah warganya.

Sebagai kepala desa, Supono merasa wajib menengakkan aturan di desanya tersebut.

Apalagi pihak pelapor ngotot tidak mau mencabut laporan pungli di sekolah SDN 1 Jatimulyo.

Sehingga Supono tersulut emosi dan terjadi adu argumentasi hingga viral di media sosial.

"Dia bilang saya tidak akan pergi dari sini dan saya tidak akan mencabut laporannya di Polres seperti itu. Jadi intinya saya tersulut emosi dan kita terjadi adu argumentasi," ujarnya.

Supono pun mengaku tersinggung dengan rekan Sugiyono yang bertamu ke rumah warganya.

Namun menganggap rumah tersebut seperti rumahnya sendiri.

"Kami tersinggung karena ada tamu yang tidak sopan dan tidak izin ke kami," tegas dia.

Sementara pihak SDN 1 Jatimulyo, Kebumen memberikan klarifikasi terkait dugaan pungli tersebut.

Melalui Kabid Pendidikan Disdikpora Kabupaten Kebumen, Martiyono menuturkan, jika permasalahan tersebut sebenarnya sudah diselesaikan satu tahun yang lalu.

Pihaknya menyebut tidak ada pungli di SDN 1 Jatimulyo seperti yang laporkan oleh LSM.

"Sebenarnya itu kasus lama. Sudah (diperiksa) makanya sudah selesai tapi terus muncul itu, maka kami atas nama dinas nggak mau komentar lebih," kata Martiyono.

Diberitakan sebelumnya, video beberapa orang berpakaian ormas Pemuda Pancasila (PP) adu mulut dengan warga di Kebumen tengah menjadi pembicaraan di medsos.

Dalam video tersebut, seseorang yang berpakaian ormas PP mengaku bernama Supono terlibat cekcok dengan warga bernama Sugiyono.

Di video yang tengah viral tersebut, Supono mengaku sebagai Ketua Pemuda Pancasila sekaligus menjabat Kepala Desa Menganti.

Supono tampak geram dengan Sugiyono diduga yang melaporkan adanya pungutan liar di salah satu SD Negeri di Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen.

Dalam cekcok itu bahkan Sugiyono dan ortu siswa diancam pergi dari rumah mereka di Desa Menganti jika tidak mencabut laporannya.

Kabar beredar, orang tua murid memang sudah gerah dan membuat laporan dugaan pungli di SD tersebut ke Polres Kebumen.
Laporan itu ditindaklanjuti dengan bantuan dari salah satu anggota LSM yang bernama Sugiyono.

Namun Supono dan teman-temannya yang datang juga mengintimidasi Sugiyono untuk membicarakan masalah pungli tersebut secara kekeluargaan, jangan menempuh ke jalur hukum terlebih dahulu.

"Ini rumah disini kamu ngontrak, tapi kamu sering bikin masalah. Kalo masih bisa dirembukin, ayo dirembukin, jangan maen hukum kayak gitu," kata Supono dalam video. (dev/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#PUNGLI #KADES #Supono