Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Jadi Penyebab Gempa di Batang, Berikut Penjelasan Tentang Sesar Aktif dan Berbagai Macam Jenisnya

Muchammad Nachirul Ichsan • Senin, 8 Juli 2024 | 20:47 WIB
Ilustrasi Jenis Sesar
Ilustrasi Jenis Sesar

RADARSEMARANG.ID - Gempa dengan kekuatan 4,4 magnitudo mengguncang Batang dan Pekalongan pada hari Minggu (7/7).

Berdasarkan analisis penyebab gempa oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa dangkal tersebut terjadi karena adanya sesar aktif.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif," kata Daryono, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG.

Dari perisitiwa ini, istilah sesar aktif seringkali muncul menjadi penyebab dari beberapa gempa yang terjadi.

Khususnya gempa dangkal pada daerah yang jauh dari lempeng tektonik yang sering memicu gempa.

Wilayah utara jawa merupakan salah satu daerah yang jauh dari lempeng tektonik yang menyebabkan gempa.

Namun gempa juga terjadi di wilayah pantai utara jawa, salah satunya akibat pergerakan sesar aktif.

Menurut Ilmu Geografi, Sesar yang disebut juga patahan atau fault adalah pergeseran lapisan batuan karena gaya tekan kerak bumi.

Dari patahan tersebut terbentuklah dua sisi sesar yaitu footwall (dinding dasar) dan hanging wall (dinding menggantung. sedangkan sisi yang bergerak adalah hanging wall.

Pergerakan pada patahan aktif ini seringkali menjadi pemicu gempa bumi seperti yang terjadi di beberapa wilayah utara jawa.

Aktifitas pelepasan tegangan pada area sesar melepaskan energi yang besar hingga menyebabkan gempa bumi.

Namun fenomena gempa bumi merupakan hal yang umum terjadi pada sebuah batas patahan, namun skalanya mengikuti besaran energi yang dilepaskan.

Di Pulau Jawa sendiri terdapat 37 sesar aktif diantaranya Cimandiri, Grasela, Brebes, Cirebon, Pekalongan, Kendeng, dll.

Sesar atau Patahan dibagi menjadi beberapa jenis yang umumnya terbentuk pada lapisan bumi.

Berdasarkan arah perlepasannya, sesar digolongkan menjnadi tiga:

1. Sesar mendatar, di mana offset dominan horisontal (Horizontal), sejajar dengan jejak sesar.
2. Sesar menaik turun, offset is di mana offset dominan vertikal, tegak lurus dengan jejak sesar.
3. Sesar miring, Kombinasi sesar mendatar dan sesar menaik turun.

Berdasarkan arah gerak relatif hanging wall terhadap foot wall:

1. Sesar turun/normal ; bila hanging wall relatif turun
2. Sesar naik: bila hanging wall relatif naik

Berdasarkan ada tidaknya gerak rotasi:

1. sesar translasi: bila masing-masing blok tidak terjadi gerak rotasi
2. sesar rotasi: bila ada gerak rotasi blok terhadap blok yang lain

Editor : Baskoro Septiadi
#Patahan #sesar aktif #Gempa Dangkal #daryono #sesar pekalongan #gempa batang #BMKG #penyebab gempa batang #jenis sesar