RADARSEMARANG.ID - Euforia suporter saat Timnas Indonesia tampil impresif menghadapi Filipina yang berbuah kemenangan 2-0 dan meloloskan Indonesia ke babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, sedikit terganggu.
Ritual usai macht, dimana biasanya pemain akan melakukan selebrasi dengan membentuk lingkaran di tengah lapangan dan bersama-sama suporter menyanyikan lagu Indonesia Pusaka sebagai Anthem Timnas, tiba-tiba di kejutkan dengan penampilan Anang and friends yang menyanyikan lagu Gebyar-gebyar, yang di populerkan Almarhum Gombloh.
Menjelang lagu selesai di nyanyikan, seluruh suporter yang memenuhi tribun Stadion Gelora Bung Karno (GBK) bereaksi dengan mem"booo" artis yang berasal dari Jember itu Bahkan, saat Anang and friends menyanyikan lagu "Rindu ini", suporter menimpali dengan Anthem Timnas.
Reaksi suporter ini, sepertinya membuat panitia langsung mengcut musik pengiring dan "paduan suara" di ambil alih suporter yang selama 2x45 menit tak henti-hentinya bernyanyi memberikan dukungan.
Penampilan artis Anang, Ashanty dan artis lainnya yang di boo suporter Timnaspun trending di media sosial seperti Twitter yang kini berganti nama X.
Hujatan dan kekecewaan di lampiaskan netizen di media sosial, yang menilai panitia salah menampilkan Anang and friends dan memilih lagu yang tidak tepat.
"Anang Ashanty musiknya di putus dan walkout gara-gara di+booo satu stadion dan over-sung by the audience yg nyanyiin Indonesia pusaka," komentar netizen di X.
"Kembali terbukti, suara anak bola bisa membungkam siapapun termasuk suara Anang and friends," celetuk netizen lainnya.
Netizen juga sempat-sempatnya membuat meme bocah kecil yang sedang nangis di teras rumahnya."Anang ketika sampai rumah dan duduk depan teras be like," tulis warganet.
Netizen lain juga mengomentari penampilan artis-artis itu yang mereka nilai mengganggu selebrasi kemenangan Timnas.
"Yang ngide Anang and friends nyanyi siapa sih?kenapa ga klanting aja," cetus warganet lainnya.
Terlepas dari penampilan Anang and friends, kemenangan Timnas atas Filipina juga menorehkan sejarah, selain menembus babak ketiga kualifikasi Piala Dunia Zona Asia.
Kemenangan ini juga membuat Indonesia lolos otomatis ke Piala Asia pada 2027, tanpa melalui babak kualifikasi.
Lolosnya Timnas Indonesia ini juga menjadikan Asnawi dan kawan-kawan menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara ke ronda tiga, setelah Vietnam, Thailand dan Singapura gagal melangkah babak selanjutnya. (sls/bas)
Editor : Baskoro Septiadi