RADARSEMARANG.ID - Mendaki gunung yang mestinya mendapatkan rasa tenang dan bahagia karena keindahan alam dan kesejukan natural.
Meskipun letih, rasa pencapaian telah mendaki gunung yang amat tinggi juga sebuah kebanggaan diri sebagai manusia agar bisa lebih menghargai banyak hal dalam hidup.
Namun tak semua pendaki memiliki nasib baik dengan sampai tujuan tanpa ada hal yang menghalangi, beberapa juga harus terkena sial bertemu dengan Manto dahulu.
Manto atau Marvel adalah seorang pemalak di Gunung Merbabu yang terkenal dengan tabiatnya yang suka memaksa dan kasar untuk meminta sesuatu dari pemiliknya.
Manto ini adalah orang yang seringkali memalak para pendaki yang akan melakukan pendakian ke Puncak Syarif Gunung Merbabu.
Tak jarang ia juga melakukan ancaman agar para pendaki memberikan barang berharganya, terkadang uang kadang juga berupa peralatan kamping kepada Manto.
Baca Juga: Kali Pertama dalam 7 Tahun Terakhir, Fenomena Embun Beku di Gunung Merbabu
Karena sudah dinilai sangat meresahkan banyak pendaki yang ingin mendaki Gunung Merbabu dengan tingkah lakunya.
Tim Basecamp Grabupal pun melakukan eksekusi dengan penjemputan Manto dan pembongkaran tendanya di dekat lokasi Puncak Syarif.
Diketahui Manto menghabiskan waktunya di tenda sederhana miliknya yang ia gunakan juga sebagai rumahnya selama berada di Gunung Merbabu.
29 Mei 2024, para tim yang sudah berada di titik tempat tenda Manto berada langsung mengambil tindakan untuk mau kooperatif turun gunung bersama mereka.
Mereka juga membantu Manto untuk membongkar tenda yang telah menjadi tempat persinggahannya selama di Merbabu.
Setelah tim mengultimatum, membuat Manto berjanji untuk tidak mendaki Gunung Merbabu lagi, ia pun membakar tendanya sebagai bukti bahwa ia berkomitmen akan janjinya tersebut.
Setelah dibawa turun gunung, Manto diminta mandi dan kemudian dilakukan perbincangan secara mendalam oleh Kantor Resort Pakis.
Ia pun kembali berjanji untuk tidak mendaki Gunung Merbabu lagi dan diminta untuk dikembalikan ke daerah asalnya, yakni Desa Klakah.
Pihak TNGMb pun lalu berkoordinasi dengan Camat Pakis dan nanti pihak Kecamatan akan berbincang dengan Dinas Sosial agar Manto bisa memeriksakan kesehatan kejiwaannya.
Source: @mountnesia @info_merbabu (IG)
Editor : Baskoro Septiadi