RADARSEMARANG.ID, IRAN sedang berduka, pemimpin Presiden Iran Ebrahim Raisi 63 tahun dilaporkan tewas dalam kecelakaan helikopter, 19 Mei waktu setempat.
Helikopter yang ditumpangi jatuh dan hilang kontak sejak Minggu, setelah sang Presiden dan rombongan melakukan peresmian bendungan baru di perbatasan Iran-Azerbaijan.
Pemerintah Iran pada Senin siang secara resmi mengumumkan gugurnya pria yang kerap diyakini bakal jadi penerus Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamaei.
Semua penumpang yang berjumlah delapan orang tewas termasuk Menteri Luar Negeri Hossein Amir Abdollahian.
2. Helikopter Berusia Tua
Analis militer Cedric Leighton menyebut Raisi kemungkinan besar bepergian dengan helikopter Bell 212 yang mulai beroperasi pada akhir tahun 1960. Ini diperoleh sebelum Revolusi Iran.
Pensiunan kolonel Angkatan Udara AS itu mengatakan bahwa saat ini sulit bagi Iran menemukan suku cadang Bell 212. Mungkin, tegasnya, ini menjadi faktor penyebab kecelakaan itu.
Helikopter itu pertama kali diproduksi di Amerika Serikat (AS) dan kemudian di Kanada.
Kaitan antara sulitnya mendapat suku cadang, karena sanksi, ditambah cuaca yang sangat buruk selama beberapa hari terakhir di wilayah barat laut Iran.
Semua itu dianggap berkontribusi pada serangkaian insiden dan serangkaian keputusan yang dibuat oleh pilot dan bahkan mungkin presiden sendiri ketika harus menerbangkan pesawat.
3.Titik Jatuh Pesawat Ditemukan oleh Drone Turki
Drone milik Turki dilaporkan menemukan sebuah titik panas saat melakukan pencarian puing-puing helikopter.
Dalam update kantor berita Fars mengutip kepala Bulan Sabit Merah di wilayah Azerbaijan Timur dan Iran, tim penyelamat akhirnya dikirim ke daerah mengeluarkan panas itu.
Lokasi itu berada di 100 kilometer kota Tabriz, dekat sebuah desa bernama Tavil.
4.Semua Penumpang Tewas
Paska drone Turki menemukan titik panas, helikopter Raisi dilaporkan hancur berkeping-keping.
Media setempat mengatakan tidak ada korban selamat yang ditemukan di lokasi jatuhnya helikopter yang membawa Presiden dan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian itu.
Semua penumpang tewas, Televisi pemerintah Iran pada Senin mengatakan tidak ada tanda-tanda kehidupan di antara penumpang helikopter yang membawa Presiden Ebrahim Raisi dan pejabat lainnya.
Meski demikian belum ada pengumuman resmi dari pemerintah Iran, Ketua Bulan Sabit Merah sempat mengatakan kabar tak mengenakan saat petugas menyebut lokasi jatuh helikopter ditemukan.
5. Presiden Raisi Dikonfirmasi Tewas
Presiden Ebrahim Raisi dikonfirmasi tewas dalam kecelakaan helikopternya di pegunungan barat laut. Ini dilaporkan sejumlah media Iran, Mehr, Tasnim dan Press Tv, Senin siang waktu setempat.
"Presiden Republik Islam Iran, Ayatollah Ebrahim Raisi, mengalami kecelakaan saat bertugas dan menjalankan tugasnya untuk rakyat Iran dan menjadi syahid," kata kantor berita Iran itu dikutip dari AFP.
"Presiden Raisi, menteri luar negeri dan seluruh penumpang helikopter tewas dalam kecelakaan itu," kata pejabat yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena sensitifnya masalah, kepada Reuters.
6.Penampakan Puing pesawat
Potret puing-puing helikopter Presiden Iran Ebrahim Raisi diungkap sejumlah media. Salah satunya Al-Jazeera melalui laman akun X pewartanya Ali Hashem.
Diunggah sejumlah foto yang memperlihatkan potongan ekor helikopter. Gambar yang diambil melalui drone itu juga menunjukan bagaimana warna hitam seperti bekas terbakar menghiasi lokasi Helikopter yang membawa Presiden Iran Ebrahim Raisi ditemukan.
7.Bursa Teheran Tutup
Perdagangan Bursa Saham Teheran (TSE) dihentikan sementara (suspensi) setelah kecelakaan pesawat yang menewaskan presiden Raisi.
Petinggi TSE dilaporkan mengumumkan perdagangan saham di Teheran ditutup pada hari Senin 20 Mei 2024 dan akan diberitahukan lebih lanjut terkait kapan akan dibuka kembali.
TEDPIX, indeks utama Bursa Efek Teheran mengalami penurunan sebesar 62.237 poin atau 2,68% menjadi 2.106.439 pada perdagangan hari Minggu, hari kedua dalam pekan kalender Iran.
Penurunan ini sudah terjadi sebelum kecelakaan Presiden Iran pada Senin.
TSE merupakan bursa saham terpenting di Iran, bersama dengan Iran Mercantile Exchange (IME), Iran Energy Exchange (IRENEX), dan pasar over-the-counter (OTC) Iran yang dikenal sebagai Iran Fara Bourse (IFB).
8. Harga Minyak Naik
Harga minyak sempat naik di awal perdagangan Senin seiring dengan kecelakaan helikopter yang membawa Raisi.
Menurut Refinitiv pada Senin pukul 09.38 WIB acuan minyak mentah Brent naik 0,3% menjadi US$84,24 per barel sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) naik 0,2% menjadi YS$80,21 per barel.
10.Hamas, Hizbullah dan Houthi Menyampaikan Rasa Duka
Tewasnya Presiden Iran dalam kecelakaan helikopter di Provinsi Azerbaijan Timur, Minggu sore waktu setempat, mengundang reaksi dari proksi dan sekutu Teheran di Timur Tengah.
Ini termasuk milisi penguasa Gaza, Hamas dan milisi penguasa Lebanon, Hizbullah.
Hamas, mengenang Raisi sebagai sosok yang peduli terhadap Kemerdekaan Palestina. Mereka juga menyampaikan rasa dukanya kepada Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir-Abdollahian, yang juga tewas dalam kecelakaan itu.
Editor : Tasropi