Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kondisi Terkini Pasca Banjir Lahar Dingin Sumatera Barat, Salah Satu Titik di Wilayah Kabupaten Agam Paling Parah

Aris Hariyanto • Senin, 13 Mei 2024 | 20:08 WIB
Kondisi terkini pasca banjir lahar dingin di Kabupaten Agam Sumatera Barat.
Kondisi terkini pasca banjir lahar dingin di Kabupaten Agam Sumatera Barat.

RADARSEMARANG.ID - Banjir lahar dingin yang melanda tiga wilayah di Sumatera Barat telah meninggalkan jejak duka dan kerusakan signifikan.

Kabupaten Agam dilaporkan paling parah terdampak oleh banjir lahar dingin pada Sabtu malam, 11 Mei 2024.

Kondisi terkini pasca banjir lahar dingin di wilayah tersebut tercatat 19 orang dilaporkan meninggal.

Keterangan tersebut berdasarkan laporan yang diterima BNPB pada hari Minggu (12/5) pukul 16:40 WIB.

Selain jumlah korban jiwa, korban hilang yang terdata sebanyak 2 jiwa sementara 19 orang mengalami luka-luka.

Selain itu, dampaknya juga meluas ke enam kecamatan yang sebelumnya hanya terjadi di tiga kecamatan.

Kecamatan yang terdampak antara lain adalah Kecamatan Sungai Pua di kelurahan Pasar Usang dan Kelurahan Silaing Bawah.

Kecamatan Canduang, Nagari Koto Bukik Batabuah, Kecamatan IV Koto, Nagari Koto Tuo, serta Kecamatan Ampek Angkek, Kecamatan Malalak, dan Kecamatan Palembayan.

Sementara itu, seorang netizen membagikan video kondisi terkini pasca banjir lahar dingin yang melanda wilayah Kabupaten Agam.

Menurut keterangan video yang dibagikan netizen pada Senin (13/5) pagi, wilayah Nagari Bukik Batabuah merupakan salah satu titik paling parah.

Video tersebut menunjukkan kondisi sebagian rumah dihantam material pasir dan batu-batu besar nyaris sebesar mobil.

Selain itu, titik wilayah tersebut paling banyak memakan korban jiwa meski terdapat korban lainnya di Tanah Datar, Padang Panjang dan Padang Pariaman.

Bencana alam banjir lahar dingin dan tanah longsor ini juga menyebabkan kerugian materil.

Tercatat 193 unit rumah terdampak, 15 unit di antaranya rusak ringan (RR), 23 unit rumah rusak berat (RB), dan 72 hektare lahan terdampak.

Hingga saat ini, BPBD setempat terus melakukan upaya penanganan darurat dan pemutakhiran data terdampak pasca banjir lahar dingin dan tanah longsor tersebut.

Di sisi lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah merilis korban jiwa mencapai 41 orang hingga berita ini ditulis.

Editor : Baskoro Septiadi
#sumatera barat #bnpb #Nagari Bukik Batabuah #BANJIR #banjir lahar dingin #kabupaten agam #kondisi terkini pasca banjir lahar dingin #BENCANA ALAM #TANAH LONGSOR #BPBD #netizen