RADARSEMARANG.ID, LAGA tarung bebas atau istilahnya Mix Martial Art (MMA) memang sebuah pertunjukkan yang dimaksudkan untuk hiburan olahraga. Olahraga ekstrem tepatnya, karena dua orang di adu dalam sebuah pertarungan yang bebas aturan dalam hal pilihan seni beladiri.
Meski bebas tetap saja ada etika dan batasan yang harus dijaga. Salah satunya para petarung / pegulat MMA harus jaga sikap dan sopan santun saat di area tanding.
Soal jaga sikap inilah yang menimpa salah satu pegulat MMA asal Iran, Ali Heibati, terancam hukuman larangan tampil seumur hidup karena aksi kontroversial sebelum duel.
Baca Juga: Kalah Tarung Tinju dengan El Rumi, Ini Respons Mengejutkan Jefri Nichol, Kecewa Berat?
Ali menendang pantat gadis ring pembawa papan ronde saat di octagon. Peristiwa dimulai ketika Ali Heibati akan menghadapi petarung Rusia, Osipyan, dalam pertarungan MMA, Senin (22/4/2024).
Sebelum pertarungan, seorang ring girl masuk ke dalam octagon dengan berjalan meliuk-liuk membawa papan angka tanda ronde pertarungan.
Tak disangka, Ali menendang pantat ring girl bernama Maria. Maria pun berbalik menghadapi Ali untuk marah namun wasit segera melerai mencegah keributan.
Pertarungan antara Ali Heibati vs Osipyan pun digelar. Secara mengejutkan Ali kalah di ronde pertama.
Selepas pertarungan, Lebih lanjut aksi Ali ini megundang kemarahan banyak orang. Khususnya orang Rusia dengan serta merta mengeroyok Ali. Keributan pun pecah antara pendukung Ali dan pendukung Maria.
Lewat media sosial, Ali muncul bersama Maria dan petarung asal Iran itu meminta maaf karena telah menendang pantat seorang wanita di octagon sebelum duel.
Maria mengatakan sudah memaafkan kejadian itu tapi ekspresi marah masih terlihat di wajahnya.
"Saya ingin meminta maaf secara publik kepada Maria. Saya adalah seorang pria yang sudah menikah, jadi saya menghormati gender perempuan." kata Ali dikutip sebuah media olahraga.
"Maria sedang melakukan pekerjaannya dan saya, setelah pertarungan, juga tidak bisa terima karena mereka juga memukul saya di kepala. Katakan kepada Maria bahwa saya minta maaf."
Meski keduanya sudah saling memaafkan, nampaknya hukum tetap berjalan. Otoritas MMA Hard Fighting Championship menghukum Ali tidak bisa tampil di panggung profesional seumur hidup karena kejadian itu. (--)
Editor : Tasropi