Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Rest Area Km 130A Tol Cipali, di Momen Tertentu Ada Panggung Dangdut atau Kesenian Daerah

Agus AP • Minggu, 31 Maret 2024 | 10:35 WIB
Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID-SIRUP mangga, kue koci, dodol. Jika Anda mudik dari Jakarta dan bermaksud membawakan buah tangan untuk keluarga di kampung halaman, Rest Area Km 130A tol Cipali patut dipertimbangkan sebagai tempat beristirahat.

Tiga contoh oleh-oleh tadi hanya sedikit dari sederet lainnya yang bisa ditemukan di titik singgah yang masuk wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, tersebut.

Jauh lebih praktis dibandingkan harus keluar tol untuk mendapatkan oleh-oleh khas Indramayu.

Tentunya bisa dipahami harga di rest area memiliki selisih, walau tidak terlalu jauh.

”Toko kami memang bermaksud memudahkan para pengguna jalan tol yang ingin membeli oleh-oleh khas Indramayu. Secara kualitas, barang-barang yang kami jual juga sama dengan pusat oleh-oleh di luar tol,” kata Adi Suradi, salah seorang karyawan toko oleh-oleh, kepada Jawa Pos Rabu (6/3) pekan lalu.

Fasilitas yang tersedia di Rest Area Km 130A juga lengkap.

Yang ’’agak laen’’, ada panggung seni serta lahan parkir cadangan di sini.

Panggung seni ini juga bisa menjadi tempat melepas penat sembari menikmati pemandangan sekitar.

Sayangnya, saat Jawa Pos mampir, sedang tidak ada pertunjukan.

Tapi, dari informasi yang dikumpulkan, di momen tertentu yang ramai pengunjung, biasanya ada panggung dangdut atau kesenian daerah.

Sedangkan lahan parkir cadangan tersedia tidak jauh dari rest area.

Sepertinya cukup untuk parkir lebih dari 50 mobil.

Fasilitas ini penting saat puncak mudik nanti ketika begitu banyak orang berebut beristirahat di rest area.

Tapi, Rest Area Km 130A belum memiliki SPBU.

Artinya, rest area ini memang hanya dipergunakan untuk makan-minum, buang air, dan mendinginkan mesin.

Untuk mengisi bahan bakar bisa dilakukan di rest area yang lain.

Kabagops Korlantas Polri Kombespol Eddy Djunaedi mengatakan, problem utama Rest Area Km 130A adalah akses masuk yang kecil.

”Ini berpotensi membuat para pemudik yang tidak bisa masuk berhenti di bahu jalan dekat rest area,” terangnya.

Untuk itu, langkah-langkah yang disiapkan pihaknya saat periode mudik tidak berbeda.

Petugas akan mengimbau penggunaan rest area tidak lebih dari 30 menit agar bisa bergantian.

Juga, larangan menggunakan bahu jalan di sekitar rest area.

”Bisa juga nanti diberlakukan contraflow sepenggal akses keluar masuk rest area,” urainya.

Saat rest area sudah penuh, petugas juga akan memberlakukan buka tutup.

Pengguna jalan tol akan diarahkan ke rest area selanjutnya.

”Semua rest area dilakukan rekayasa yang sama,” terangnya.

Selepas dari Rest Area Km 130A, terdapat catatan yang perlu diketahui pemudik.

Kondisi jalan tol dari Km 136 hingga Km 165 terdapat banyak titik kerusakan.

Khususnya di lajur kiri yang biasa digunakan truk.

Pantauan Jawa Pos di Km 136 terdapat banyak tambalan aspal yang terasa cukup mengganggu dalam kecepatan 80 km per jam.

Lalu, di Km 137 juga terdapat jalan yang retak yang perlu diantisipasi.

Hampir sama dengan Km 139 yang jalannya tidak rata alias bergelombang.

Jalan bergelombang ini terjadi di berbagai titik hingga Km 142.

Di titik Km 165 sambungan beton juga tidak rata, bahkan ada pula yang mengalami penurunan dan retakan. (*/c17/ttg)

Editor : Agus AP
#Rest Area Km 130A #tol cipali #cipali #agak laen