RADARSEMARANG.ID - Siapa yang tidak tahu biskuit kaleng Khong Guan? Pasti sebagian besar masyarakat Indonesia sudah cukup familiar dengan biskuit Khong Guan.
Apalagi menjelang hari raya Lebaran, biskuit legendaris Khong Guan kaleng merah biasanya menghiasai ruang tamu. Di dalam kaleng merah biskuit Khong Guan sendiri isinya ada berbagai macam varian.
Tidak hanya rasa biskuitnya yang sangat digemari, tetapi kaleng biskuit Khong Guan ikoniknya pun sering dijadikan tempat menyimpan berbagai macam camilan lainnya, di saat biskuitnya sudah habis.
Biskuit Khong Guan ternyata bukanlah merek biskuit yang berasal dari Indonesia. Khong Guan didirikan oleh dua orang bersaudara yang merupakan imigran dari daerah Fujian, Tiongkok yang pindah ke Singapura.
Dua orang bersaudara bernama Chew Choo Keng dan Chew Choo Han tersebut pindah ke Singapura pada tahun 1935. Dan di negara inilah kedua orang tersebut mendirikan sebuah pabrik biskuit bernama Khong Guan.
Khong Guan didirikan pada tahun 1947 dan diproduksi pada sebuah pabrik bernama Khong Guan Biscuit Factory (S) Pte Ltd.
Biskuit asal Singapura ini kemudian dibawa masuk ke Indonesia oleh Hidayat Darmono alias Kwee Boen Twie bersama dengan Ong Kong Ie dan Go Swie sekitar tahun 1950-an.
Walaupun sudah dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia sejak tahun 1950-an, tetapi Biskuit Khong Guan baru diproduksi di Indonesia pada tahun 1970-an, setelah selama beberapa tahun sebelumnya camilan ini berstatus sebagai biskuit impor.
Pabrik Khong Guan yang pertama kali didirikan di Indonesia berlokasi di Surabaya. Namun belakangan Khong Guan melakukan produksinya di Pabrik yang terletak di Ciracas, Jakarta Timur dan Cibinong, Bogor.
Kepemilikan perusahaan Khong Guan di Indonesia dimiliki oleh Hartono Kweefanus yang sudah bergabung dalam kepemilikan perusahaan sejak tahun 1968.
Hartono Kweefanus sendiri merupakan salah seorang konglomerat dan pemilik perusahaan besar di Indonesia dan Filipina, yakni Monde Nissin.
Selain menduduki jabatan petinggi di perusahaan miliknya, Hartono juga mengontrol dan berpengaruh besar di perusahaan cabang milik Monde Nissin, diantaranya adalah Monde Land Inc, Monde Rizal Properties Inc, Monde Nissin Singapore Pte Ltd, Monde Nissin UK Ltd, Monde Nissin International Investments Ltd, Monde Nissin Holdings (Thailand) Ltd, Monde Nissin New Zealand Limited, dan All Fit & Popular Foods Inc.
Sementara adiknya, Hoediono Kweefanus juga menjabat sebagai presiden dan direktur di beberapa perusahaan grup yakni PT Nissin Biscuit dan PT Monde Makkota, lalu direktur Monde Nissin Singapore Pte Ltd, Monde Nissin International Investments Ltd, Monde Nissin Holdings (Thailand) Ltd, Monde Nissin New Zealand Limited, KBT International Holdings Inc, Monexco International Ltd, dan Monde Nissin (Thailand) Co Ltd.
Lantas apa saja isi biskuit Khong Guan kaleng merah? dilansir dari LSPro IGS atau Lembaga Sertifikasi SNI Produk, Khong Guan biscuit Factory memproduksi berbagai macam biskuit dengan berbagai macam kemasan.
Tetapi, produk biskuit dari Khong guan yang paling dikenal adalah produk mereka yang dikemas dengan kaleng merah.
Ada 5 varian biskuit yang dikemas oleh kaleng yang di produksi dari Khong guan yaitu; Top Ekonomi, Red Mini, Wafer Classic, Flower Biscuit, dan Wafer Choco.
Diantara 5 varian Biskuit kaleng tersebut, yang paling dikenal adalah Biskuit Khong Guan red, yang gambar di kaleng tersebut sering di perdebatkan oleh orang – orang karena gambarnya yang tidak biasa atau rada ngeganjel.
Didalam 1 kaleng Biskuit Khong Guan red, terdapat banyak jenis biskuit dengan bentuk dan rasa yang berbeda – beda.
Didalam 1 kaleng Khong Guan terdapat 14 macam biskuit yang berbeda yaitu; Monte lemon, Monte chocolatte, Butter shortcake, Chocolatte puff, Choco wafer, Kopi susu wafer, Marie susu, Krim kacang, cream cracker, lemon puff, sugar biscuit, stick, milk sc, dan butter sc. (bas)
Editor : Baskoro Septiadi