Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Ternyata Begini Sejarah Penamaan Alpukat Wina Asal Bandungan, Ukurannya Jumbo dan Punya Segudang Manfaat

Baskoro Septiadi • Kamis, 21 Maret 2024 | 16:24 WIB
Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kawasan Bandungan Semarang dikenal dengan wilayah subur yang banyak ditanami tanaman buah termasuk alpukat.

Salah satu jenis alpukat yang sukses dikembangkan oleh petani di Bandungan adalah Alpukat Wina.

Alpukat Wina dikenal juga sebagai alpukat jumbo. Satu buah yang paling besar beratnya nyaris mencapai 2 kg dan mampu bertahan dalam waktu relatif lebih lama.

Menurut sejarah, tanaman alpukat wina pertama kali dikembangkan di Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Indonesia.

Tanaman alpukat wina mampu tumbuh dengan subur dan mampu menghasilkan buah yang memuaskan jika ditanam pada daerah dengan ketinggian 200-1000 m diatas permukaan air laut.

Salah satu ciri khas yang terdapat pada tanaman alpukat wina adalah memiliki daun yang tumbuh agak memanjang dengan panjang sekitar 12 hingga 25 cm, bunganya tersembunyi dengan warna hijau kekuningan serta berukuran 5-10 mm.

Tanaman alpukat wina ini mulai belajar berbuah saat tanaman sudah sanggup berbuah disaat berumur 3-4 tahun.

Tanaman alpukat wina ini juga memiliki tingkat produksi yang cukup tinggi yakni mencapai 100 kilogram per pohon dan mampu berbuah sepanjang tahun.

Buah alpukat wina berwarna kuning layaknya alpukat mentega dengan daging buah yang tebal, tanpa serat dan lebih pulen.

Keunggulan lainnya adalah buah alpukat wina mempunyai rasa yang lembut, gurih, nikmat dengan sedikit rasa manis.

Adapun ciri-ciri buah alpukat wina yang sudah matang yaitu Warna kulit tua tetapi belum menjadi coklat/ merah dan tidak mengkilap.

Bila buah diketuk akan menimbulkan bunyi yang tidak nyaring. Bila buah digoyang-goyang akan terdengar bunyi akibat tumbukan antara biji dan daging buahnya.

Alpukat ini mulai berbuah pada umur 3 tahun setelah tanam. Produktivitas alpukat ini mencapai 60–80 kg per panen. Bobot buah matang rata-rata 800–1.300 gram sehingga sekilogram terdiri atas 1–2 buah saja.

Buah yang matang 15 hari setelah dipetik ini dapat dimanfaatkan untuk pengiriman dalam jangka waktu yang lebih lama.

Kulit alpukat wina yang berwarna hijau mengkilap dan tebal membuatnya menjadi lebih awet untuk disimpan.

Dilansir dari berbagai sumber, ternyata begini sejarah di balik pemberian nama Alpukat Wina asal Bandungan tersebut.

Wina sebenarnya adalah nama sebuah hotel di Bandungan. Di halaman hotel tersebut secara kebetulan tumbuh pohon alpukat dengan buah yang lebat dan besar-besar.

Alpukat Wina ditemukan dan mulai dikembangkan sekitar tahun 2.000-an. Alpukat wina memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan alpukat jenis lainnya.

Antara lain buahnya berukuran jumbo, berdaging tebal dan mempunyai rasa yang lembut, gurih, nikmat dengan sedikit rasa manis.

Beberapa keunggulan Alpukat Wina antara lain sebagai berikut :

Manfaat dan khasiat buah alpukat bagi kesehatan :

Menjaga Kesehatan Jantung

Menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik) serta dapat menurunkan level trigriserida secara signifikan.

Menjaga Kesehatan Mata

Senyawa karatenoid dapat mengurangi risiko penyakit mata yang berkaitan dengan usia.

Pengendalian Kadar Gula Darah dan Mendukung Penurunan Berat Badan
Mampu mengelola berat badan dan menurunkan risiko terkenanya sindrom metabolik. Senyawa D-Mannoheptulose dapat membantu mengendalikan kadar gula dalam darah.

Melawan Kelelahan dan Menambah Energi

Sumber vitamin C, vitamin B3, vitamin B6 dan B9 yang dapat meningkatkan energi dan melawan kelelahan.

Mencegah Penyakit Kanker

Melindungai sel-sel tubuh manusia dari perusakan radikal bebas sehingga menurunkan risiko terkenanya penyakit kanker.

Mengatasi Sembelit dan Membantu Sistem Pencernaan

Mengandung serat yang tinggi sehingga dapat membantu sistem pencernaan pada tubuh kita dan membantu mengatasi sembelit.

Menjaga Kesehatan dan Kecantikan Kulit

Lemak tak jenuh tunggal (Monosaturated Fats) bermanfaat untuk meningkatkan warna kulit dan penampilan. Lemak tak jenuh tunggal ini merupakan nutrisi penting dalam menjaga tingkat kelembaban di lapisan epidermis kulit sehingga terlihat lembut dan sehat. (bas)

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#Alpukat Wina