RADARSEMARANG.ID - Seorang wanita dilaporkan tewas setelah mengalami kejang-kejang di sebuah acara organ tunggal.
Keterangan tersebut tersebar melalui video di media sosial yang menunjukkan wanita tersebut yang sempat berjoget, kemudian kejang-kejang dan dilaporkan meninggal.
Peristiwa ini diketahui terjadi di Desa Suka Pindah, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin pada Minggu (4/2), namun videonya kini viral di media sosial.
Dalam video itu, memperlihatkan seorang wanita yang berjoget diiringi musik remix di sebuah acara organ tunggal.
Kemudian terlihat tubuh wanita tersebut mendadak tumbang di atas pangkuan seorang pria yang kemudian sempat diangkat olehnya.
Namun demikian, musik remix dari organ tunggal masih terdengar menggema, beberapa orang di sekitar korban tampak masih asik berjoget.
Menurut keterangan dalam video itu, meninggalnya wanita yang diketahui dipanggil Cinderella ini diduga karena overdosis.
Dikabarkan, Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Putra Rosa dan anggotanya sudah melakukan penyelidikan terkait kasus kematian wanita tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan beberapa saksi, termasuk pemilik acara organ tunggal dan kepala desa, ternyata tidak ada yang mengenal korban.
Sementara itu, diketahui dari identitasnya, korban merupakan warga Mangun Jaya, Kabupaten Muba.
Pihak keluarga korban dikabarkan sudah mengetahui peristiwa ini, namun mereka menolak jasad wanita tersebut untuk dilakukan autopsi.
Selanjutnya, pihak Polres Banyuasin akan tetap melakukan proses penyelidikan meski korban tersebut sudah dimakamkan.
Hal tersebut juga diungkapkan oleh Sunarto selaku Kabid Humas Polda Sumatera Selatan pada Kamis (8/2).
Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab kematian wanita tersebut.
Editor : Baskoro Septiadi