RADARSEMARANG.ID – Aksi heroik kembali terekam di jalur perlintasan kereta api, dimana seorang Petugas Keamanan Dalam (PKD) stasiun menyelamatkan seorang bocah yang nyaris tertemper kereta yang melintas.
Peristiwa ini terjadi di Stasiun Cibatu, Garut, pada Selasa (23/01/2024).
PKD stasiun yang diketahui bernama Fahmi tersebut, dengan sigap mengamankan sang bocah yang tiba-tiba saja nyelonong masuk ke jalur perlintasan kereta.
Video penyelamatan bocah yang nyaris tertabrak kereta api ini, diunggah di kanal YouTube Video Kereta Indonesia, pada Kamis (25/01/2024).
“Aksi Heroik Satpam Stasiun Super Tegang Pas Kereta Serayu Tiba,” demikian judul deskripsi video yang diunggah di kanal YouTube tersebut.
Kejadian bermula saat Kereta Api Serayu Ekonomi 5 tengah bersiap melintas masuk ke Stasiun Cibatu, Garut.
Tiba-tiba saja, seorang bocah nyelonong masuk ke perlintasan rel. Tampaknya ia masuk dari pintu dalam, dekat depo (bengkel) kereta api.
Bocah itu terlihat mengenakan kaos training olahraga warna kuning oranye, berjalan mendekati rel dimana kereta Serayu Ekonomi 5 akan melintas masuk.
Tak lama kemudian, PKD Fahmi terpantau berlari kencang menghampiri bocah tersebut.
Terdengar suara teriakan ibu-ibu dari arah stasiun. Mereka ikut merasakan ketegangan melihat momen mendebarkan tersebut.
“Ya, aksi heroik Kang Fahmi ya, mengamankan bocil nih. Aduuhhh...” ujar narator dalam video.
Berkejaran dengan waktu, PKD Fahmi segera menggendong sang bocah, sementara kereta Serayu Ekonomi 5 sudah semakin dekat.
Akhirnya sang bocah berhasil diselamatkan. Ia dibawa menjauh oleh petugas Fahmi keluar dari jalur rel.
“Luar biasa, kang Fahmi ya... “ lanjut narator, setelah petugas Fahmi berhasil menyelamatkan si bocah.
“Aksi heroik pak satpam patut diaacugi jempol, sigap mengamankan dan jika tidak, pasti sudah tertemper kereta api,” tulis caption pada video.
Insiden menegangkan ini sudah selayaknya dijadikan pembelajaran bagi semuanya, terutama para orang tua agar berhati-hati mengawasi anak-anak.
Selain berpotensi tertabrak kereta, kelalaian semacam ini juga dapat mengganggu perjalanan kereta api.
Video ini telah ditonton lebih dari 37 ribu kali, dan dikomentari ratusan warganet.
“Ya ampun itu anak siapa sampai ke jln kreta... hati hati orang tua,” tulis akun @ukazofficial.
“Bocilnya energik, untunglah PKD cekatan, Terimakasih pak, si bocil selamat,” puji akun @parikeno1196.
“Waah, perlu diapresiasi untuk security nya tuh, krna sdh menyelamatkan nyawa anak kecil td,” tulis akun @marwoto4656.
“untuk jadi RF harus punya KTP dulu, bocil kayak gitu belum boleh jadi RF, karena belum bisa memutuskan dimana safety zone untuk melihat kereta, untung ada Pak Satpam yang siaga, hehehe,” kata akun @wellywardhani9645.
"Emak bapaknya ngapain dah, contoh orangtua yang abai sama anaknya. Kalo seringnya denger perkara anak durhaka, jangan salah orang tua juga sama. Ada orang tua durhaka sama anaknya. Kalau melukai hati dengan sengaja, melukai fisik, abai dan tidak memenuhi hak anak2nya sama2 masuk neraka. Apalagi abai terhadap keselamatan, pendidikan, kesehatan dan agamanya," beber akun @ntznbgzt.
"Orang tuanya ngapain ya? Rel kereta aktip bukan mainan.. Terimakasih pak satpam" kata akun @ayahbisma.
Editor : Baskoro Septiadi