RADARSEMARANG.ID – Viral di media sosial TikTok, video curhatan seorang wanita yang kontak Whatsapp-nya diblokir oleh teknisi WiFi, hanya karena menanyakan keberadaan sapunya.
"Kena blokir teknisi WiFi gara-gara sapu," demikian keterangan pada video curhatan berdurasi 2 menit 9 detik yang dibagikan seorang wanita bernama Issa, di akun TikTok @racerlaoban, pada Selasa (09/01/2024).
“Memang aja-aja ada yah hidup ini,” tulisnya pada caption video.
Kisah ini bermula pada Jumat (05/01/2024), Issa berniat memasang internet WiFi dari suatu brand, untuk pertama kalinya.
“Gue kan pasang WiFi , dari sebuah brand, ya udah gue pertama kali pasang WiFi kan,” kata Issa mengawali curhatannya.
Issa menceritakan, proses pemasangan WiFi memakan waktu sekitar dua jam, dari pukul 1 siang, hingga pukul 3 sore. Dan selama proses pemasangan tersebut, beberapa orang teknisi menggunakan properti milik Issa.
“Nah, selama pemasangan itu, mereka menggunakan properti gue. Dua kursi, sama satu sapu,” jelas Issa.
Setelah pemasangan WiFi selesai, sang teknisi mengembalikan kursi pada Issa. Tapi Issa tidak 'ngeh' sapunya belum dikembalikan, hingga malam menjelang barulah ia menyadari.
“Trus, mereka bilang, ‘Ini kursinya ya mbak’. Oke. Nah, gue tuh nggak 'ngeh', kalau misalkan mereka belum balikin sapu. Gue kira udah sekalian sama tuh kursi,” cerita Issa.
“Jadi, gue baru ngeh tuh sapu gak ada, sekitar sore mau ke malam maghrib-lah. Akhirnya gue langsung teleponlah teknisinya," lanjutnya.
Melihat sapunya tidak ada, akhirnya Issa berinisiatif menelepon sang teknisi.
“Mas, saya mau nanyain, tadi sapunya udah dikembalikan atau belum ya, soalnya nggak ada.”
Sang teknisi membalas pesan Issa, dan mengatakan bahwa temannyalah yang menggunakan sapu tersebut, dan ia memberikan nomor kontak Whatsapp temannya pada Issa.
“Terus si teknisi satu ini bilang, kalau misalkan temennya nih yang pakai sapu tadi. Ini aja nomor WA-nya.”
Baca Juga: Viral Video Protes Seorang Pria yang Keberatan Membayar Plastik Wadah Belanjaannya di Minimarket
“Dan gue nanya-nya pun nggak ada kayak marah atau gimana. Gue nanya aja, gitu. Sapunya kemana. Gue WA-lah temennya. Nggak dibales sama sekali.”
Issa mencoba mengirim pesan pada teman sang teknisi, namun tak direspons. Ditunggu hingga hari-hari berganti, tetap tiada balasan, bahkan pesan yang ia kirimkan tersebut masih dalam status centang satu alias belum diterima oleh penerimanya.
“Ah gue tunggu aja deh. Sampai akhirnya gue nggak sadar itu udah jam 11 malem. Gue coba ngetik 'TEST' doang ke dua-duanya. Ternyata nggak delivered.”
“Gue tunggu sehari. Gue tunggu dua hari. Wah ini mah kayaknya gue diblokir gitu.”
Issa semakin meyakini bahwa kontak Whatsapp-nya diblokir, sebab awalnya, foto profil sang teknisi di Whatsapp yang tadinya masih ada, tiba-tiba raib keduanya.
“Maksud gue, kenapa lu berdua harus ngeblokir gue? Emang ada masalah apa? Kalau memang misalnya (sapu) hilang, ya ngga masalah.”
Baca Juga: Viral Kisah Asmara Wanita Makassar Ditilang Pak Polisi, Akhirnya Jadi Kekasih
Issa sama sekali tidak mempermasalahkan sapunya yang hilang. Namun ia heran, mengapa kontak Whatsapp-nya diblokir, padahal dia sudah bertanya baik-baik, dan sama sekali tidak marah-marah.
“Cuman yang gue sayangkan adalah ya Lu kan bisa komunikasi baik-baik. 'Maaf ya mbak, saya nggak tahu'. Atau, 'Mbak maaf kayaknya tadi saya taruh di depan, atau mungkin sudah hilang atau gimana'.”
“Maksudnya ada bahasa komunikasi yang baik gitu. Gue nggak akan nagih-nagih tuh sapu kok. Harga sapu berapa sih? Paling 50 ribu.”
Issa juga menyebut dirinya bukan ingin menagih sapu untuk diganti atau dikembalikan, namun dirinya ingin direspons dengan baik dalam hal komunikasi sebagai customer baru sebagaimana mestinya.
“Maksudnya gue nggak ribetlah gitu. Cuma perkara sapu. Masalahnya tuh komunikasi, karena lu sudah menggunakan barang atau properti milik customer lu, yang baru banget pasang. Kenapa harus ngeblokir?"
“Cuman ya udahlah. Itu memang keresahan gue doang. Dan gue cukup merasa bingung. Maksudnya kan gue nanya doang baik-baik, kenapa due diblokir?? Tapi yang terjadi, ya sudah terjadilah,” tandasnya, mengakhiri curhatan.
Unggahan Issa ini dikomentari ratusan warganet, dan telah diputar lebih dari 700 ribu kali tayangan.
“biasanya patah mba kwkwk, jdi itu di buat naruh roll kabel yg beratnya kalo utuh hampir 30kg an,” kata akun @esaop_.
“bener banget kadang kita tuh gabutuh barangnya, tapi cuma butuh penjelasan aja udah bikin kita tenang, kalau nggak tau kejelasannya bikin penasaran trs,” bela akun @puspitamz.
“ini bukan masalah sapu tpi ini masalah kejujuran dan profesionalitas di dalam pekerjaan,” tulis akun @kanjeng_profesor.dr.m.pd.
Editor : Baskoro Septiadi