RADARSEMARANG.ID - Dua pengamen ini menggemparkan publik usia diketahui penghasilannya mencapai Rp 33 juta.
Kakak beradik yang jadi pengamen ini dalam sehari bisa mendapatkan uang hingga jutaan rupiah, apalagi di akhir pekan bisa mendapatkan lebih.
Setelah ditelusuri dari Sinar Harian Malaysia, remaja yang ternyata kakak adik ini mengamen di Kota Melaka, Malaka, Malaysia.
Mereka diamankan oleh petugas Departemen Kesejahteraan Sosial (JKM) Pemerintah Malaka, pada Minggu dini hari (7/1).
Dua anak laki-laki yang berusia 13 dan 15 tahun itu diketahui masih bersekolah, keduanya sering menarik simpati dengan bernyanyi di trotoar Mall di Banda Hili.
Pihak terkait meyakini keduanya bisa menghasilkan hingga 10 ribu Ringgit Malaysia atau sekitar Rp 33 juta per bulan.
Dalam seharinya bisa mendapatkan 300 hingga 600 ringgit atau Rp 900 ribu hingga Rp 1 juta.
Melihat pendapatannya yang fantastis, ternyata ada fakta miris dari pihak dibalik mereka.
Direktur JKM Melaka Zulkifli Hanifah mengatakan, berdasarkan informasi awal, anak yang bersekolah di Bukit Katil tersebut diduga tengah dieksploitasi oleh ibunya yang berusia 40-an tahun.
Keduanya tercatat juga telah menerima bantuan bulanan dari JKM Melaka selama 4 tahun terakhir.
Menurut JKM modus dalam kasus ini, yakni sang ibu akan mengantarkan kedua anaknya ke suatu tempat untuk bernyanyi dan ia akan melihat dari jauh.
Hadir pula dalam konferensi pers, yaitu Exco Perempuan, Pembangunan Keluarga dan Masyarakat, Datuk Kalsom Nordin.
Zulkifli menambahkan, petugas juga berhasil mengamankan enam orang lainnya dalam operasi tersebut.
Termasuk seorang anak di bawah umur yang diduga dieksploitasi dengan menggunakan maskot atau kostum dan membawa kotak uang untuk mencari sumbangan di Pulau Malaka.
Editor : Baskoro Septiadi