RADARSEMARANG.ID - Kita pasti tidak asing dengan salah satu jenis pistol paling populer di dunia ini, dalam game dan berbagai karya fiksi, pistol ini merupakan senjata yang paling efisien dan mematikan.
Pistol ini menjadi sebuah ikon dari senjata api dan kekerasan yang telah memakan banyak korban jiwa, di Amerika Serikat, pistol ini seringkali ditampilkan dalam lirik-lirik musik gangster rap yang terkenal terafiliasi dengan kejahatan jalanan di sana.
Baca Juga: Sejarah Sepatu Sejuta Umat Converse Chuck Taylor, dari Sepatu Basket hingga Sepatu Militer
Sang kreator, Gaston Glock wafat pada 27 Desember 2023 meninggalkan senjata buatannya untuk kembali menjadi senjata berbahaya yang sering digunakan untuk merampas nyawa orang lain.
Gaston meninggal dengan keadaan kaya raya karena penjualan senjatanya yang sangat diinginkan pasar.
Gaston merupakan pribadi yang tertutup dan jarang diekspos oleh media, sehingga kurangnya informasi lebih lanjut mengenai sosok ini.
Dilansir website gamereactor.com, ia menghasilkan pundi-pundi uang senilai $ 1,1 miliar karena pistol buatannya tersebut.
Sejarah Pistol Glock
Pistol ini awalnya dibuat untuk keperluan militer dari pemerintahan Austria di awal tahun 1963 oleh seorang insinyur bernama Gaston Glock.
Yang kemudian mengilhami pemberian nama jenis pistol tersebut dengan nama belakangnya.
Awal mula ide pembuatan pistol ini adalah untuk kondisi para penegak hukum yang membutuhkan senapan ringan, efisien dan disaat bersamaan juga mematikan.
Gaston awalnya mendesain senjata api ini dengan 3 komponen keamanan sang pengguna, yakni pelatuk, firing-pin dan resiko jatuh.
Inovasi ini kemudian berhasil melampaui beberapa uji kelayakan terhadap brand kompetitor lokal maupun mancanegara, tahun 1983 Glock pun diterima dan digunakan sebagai senjata api resmi militer Austria.
Menurut akun @randomworldwar di X/Twitter, Glock-17 adalah model pertama yang pada akhirnya diproduksi massal untuk militer Austria, setelahnya muncul banyak permintaan dari seluruh penjuru dunia, karena pistol polymer-framed yang ringan dan berkapasitas tinggi (17+1 peluru).
Bahkan setelah tahun 1984, unit Glock 17 berhasil melewati test keamanan yang diselenggarakan NATO, organisasi aliansi militer antara negara-negara disekitar laut Atlantik Utara.
Hasilnya militer Norwegia menyetujui dan menggunakan senapan api ini sebagai senjata resmi kemiliteran diikuti oleh Amerika Serikat pada tahun 1984
Dan semenjak itu menguasai 65% pasar senjata di Amerika sampai digunakan sekitar seluruh negara bagian di Amerika Serikat.
Editor : Baskoro Septiadi