Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Begini Respons Presiden Jokowi terhadap Kritikan Mahasiswa UGM terkait Spanduk Besar Potret Dua Wajah Beda Atribut

Aris Hariyanto • Rabu, 13 Desember 2023 | 02:09 WIB
Tanggapan Presiden Jokowi atas kritikan dari BEM UGM terkait spanduk besar tentang dirinya.
Tanggapan Presiden Jokowi atas kritikan dari BEM UGM terkait spanduk besar tentang dirinya.

RADARSEMARANG.ID, - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menanggapi kritik yang dilontarkan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM KM UGM).

Dalam kritikannya, BEM KM UGM memasang spanduk besar yang berisi tulisan "Penyerahan Nominasi Alumnus UGM Paling Memalukan".

Pada spanduk besar itu, terlihat background istana serta gambar foto Jokowi dengan potret dua bagian gambar wajah yang dijadikan satu dalam atribut yang berbeda.

Melalui video unggahan pada media Instagram akun @undercover.id, Jokowi telah memberikan tanggapannya terkait kritikan tersebut.

Menurut Presiden Jokowi, dalam proses demokrasi menyampaikan pendapat seperti itu boleh-boleh saja, namun ia juga mengingatkan soal sopan santun.

"Ya itu proses demokrasi, boleh-boleh saja, tapi perlu saya juga mengingatkan kita ini ada etika sopan santun ketimuran," ucap Jokowi di video tersebut.

Terkait pernyataannya tersebut, berbagai reaksi pro kontra diungkapkan warganet melalui kolom komentar pada unggahan video itu.

“Sy ingatkan ini negara demokrasi bukan negara dinasti,” tulis akun @iqsan_nur92 pada komentar video itu.

Kemudian terpantau dari akun instagram @ekasaputra_121 menuliskan “tu bran dengerin kata bokap eluu .. ada etika dan sopan santun .. tiap jawab pertanyan muka jutek mulu”.

Dari akun @onipratama95 juga mengungkapkan opininya “Dulu difitnah ijazah palsu bukan lulusan ugm, sekarang dibilang alumni paling memalukan ugm”.

“Secara tidak langsung statement alumni memalukan itu mematahkan fitnah sebelumnya, kalo yg ngatain Jokowi sekelas profesor gitu okelah pasti ada landasan ilmiahnya, lah ini yg ngatain bocil kemarin sore yg lulus aja belum wkwk,” lanjut komentar @onipratama95.

Sementara itu, warganet lainnya mengungkapkan bahwa, semua presiden mempunyai plus-minusnya, tidak hanya Presiden Jokowi saja.

Menurut warganet tersebut, kritik dan sindiran terhadap presiden itu hal yang sangat wajar, namun perlu diingat yang dikritik adalah kebijakan/sikap/hal yg dilakukan.

“kalo sudah menyerang personal mah udah kelewatan sih, Jokowi pasti gapeduli juga, tapi ingat pendukungnya bisa melaporkan kalian BEM, jadi sopan santun & etika harus diutamakan sih,” ungkap warganet tersebut.

Sementara itu, Aksi BEM UGM dalam mengkritik Jokowi tidak hanya dalam berbentuk poster itu saja, juga melalui video yang viral di media sosial belum lama ini.

Editor : Agus AP
#UGM #BEM #Kritikan #spanduk #Jokowi #VIRAL