Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Heboh! Video Viral Ketua BEM UGM Sebut Jokowi Raja Jawa Tulen Hingga Sindir Capres Cawapres, Begini Isinya

Aris Hariyanto • Selasa, 12 Desember 2023 | 20:22 WIB
Ungkapan ketua BEM UGM di sebuah panggung dalam video yang beredar di media sosial X.
Ungkapan ketua BEM UGM di sebuah panggung dalam video yang beredar di media sosial X.

RADARSEMARANG.ID - Video viral yang berisi ucapan kontroversial ketua BEM UGM di media sosial kembali menjadi topik hangat perbincangan.

Tidak sedikit warganet di media sosial X merepost ulang video dari ketua BEM UGM tersebut dengan ucapan yang menyinggung pemerintahan Jokowi saat ini.

Bahkan, dalam video tersebut juga menyinggung tentang Capres dan Cawapres yang akan tampil di pemilu 2024.

Selain itu, video tersebut diketahui berada di sebuah panggung dengan ditemani beberapa orang yang diduga mahasiswa teman-temannya.

Berdasarkan pantauan, video yang menampilkan ketua BEM UGM itu menyampaikan pembahasan yang menurutnya menarik tentang dinasti politik terutama dalam konteks Jokowi.

Sebelum memasuki topik pembahasan, Ketua BEM UGM tersebut sempat mengaku telah menamatkan buku esai yang ditulis oleh Fin Anderson, yang membahas falsafah kekuasaan jawa.

Menurut Gielbran Muhammad Nur selaku ketua BEM UGM mengatakan bahwa “Kalau kita ingin membedah pola pikir seseorang, kita harus tahu backgroundnya seperti apa. Jokowi adalah seorang jawa tulen”.

Mengingatkan hal tersebut ke teman-temannya yang mulai penasaran, Gielbran mengungkapkan bahwa, dalam falsafah kepemimpinan Jawa, nomor satu itu adalah kekuasaan guru, dan yang kedua adalah etik.

Sehingga hal yang sangat bisa dipahami dalam konteks politik Jawa ketika Jokowi lebih mementingkan kekuasaannya daripada etik.

Ia juga menyebutkan terkait isu tiga periode pada awal 2023 merupakan isu yang benar benar berhembus dari istana kepresidenan.

Selanjutnya, pria kelahiran Sragen itu menyebutnya “machia fincel” dari ungkapannya tentang munculnya tabiat jokowi sang ‘Raja Jawa’.

“liciknya tuh culas betul dia, bayangin dia gagal tiga periode, tiga periode itu isu yang digunakan untuk tes ombak,” ucapnya.

Gielbran melanjutkan, meskipun approval rating beliau sebesar 80 persen, hal tersebut merupakan bantuan BLT semua. “Apakah masyarakat menerima itu atau enggak,” tambahnya.

Kemudian ketua BEM UGM merasa jijik meskipun Jokowi satu alumni dengannya, dan menganggapnya orang yang sangat culas, karena mengutak-atik konstitusi negara tanpa menggunakan otak.

“Karena apa? Eh, dia dengan senang hati mengutak-atik tanpa otak konstitusi Indonesia. akan jadi presiden yang sangat hina,” terang Gielbran.

Dalam menit video selanjutnya ia menjelaskan bahwa “Akan menjadi sebuah sejarah yang sangat hina ketika ada seorang capres dan cawapres, yang satu produk gagal reformasi, yang satu anak haram konstitusi memimpin sebuah negara besar”.

Meski demikian, Gielbran menyikapi hal tersebut dengan mengatakan negara besar ini sangat disayangkan dipimpin oleh pemimpin yang otaknya kecil.

Selain itu, juga menjadi sebuah tantangan buat generasi muda dengan mengatakan “Bahwa Raja Jawa ini mau nggak mau kita harus tumbangkan, entah itu secara ideologis maupun secara konsep”.

Ketua BEM UGM tersebut menyebutnya politik por**, yang menurutnya Jokowi dan trah politiknya itu benar-benar tanpa malu secara vulgar melakukan segala cara untuk melahirkan kekuasaan.

Tidak hanya sampai disitu, ketua BEM UGM juga mengatakan tentang pernikahan Anwar Usman dan adiknya sudah disetting oleh Jokowi.

Selanjutnya dia menagatakan “Kemudian beralih ke ini yang terbaru, penunjukan Gubernur daerah khusus Jakarta itu kan dibeli oleh Presiden, buat siapa itu?’, ucap ketua BEM UGM Gielbran Muhammad Nur. (*/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#UGM #politik #Gielbran #cawapres #BEM #Jokowi #VIRAL #capres