Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Fatir Arya Adinata, Siswa SD yang Diduga Korban Bullying Berujung Kanker Tulang dan Amputasi Kaki, Akhirnya Meninggal Dunia

Hardiana Ratnasari • Minggu, 10 Desember 2023 | 15:09 WIB
Fatir Arya Adinata, akhirnya meninggal dunia, setelah berjuang melawan kanker tulang stadium 4 yang diduga dampak dari perundungan oleh temannya di sekolah. (Instagram @jawapos)
Fatir Arya Adinata, akhirnya meninggal dunia, setelah berjuang melawan kanker tulang stadium 4 yang diduga dampak dari perundungan oleh temannya di sekolah. (Instagram @jawapos)

RADARSEMARANG.ID – Siswa SDN Jatimulya 09 Bekasi, Fatir Arya Adinata (12), yang diduga jadi korban perundungan dan sempat menjalani amputasi kaki akibat kanker tulang stadium 4 yang diidapnya, akhirnya meninggal dunia pada Kamis (7/12/2023).

Seperti dikutip dari akun instagram @bekasi24jamcom, Fatir diberitakan menghembuskan napas terakhirnya pada Kamis dini hari, sekitar pukul 02.25 WIB, di RS Hermina Bekasi.

"Innalilahi WA Innailaihi Rajiun... telah wafat anak kami Fatir Arya Adinata," kata Diana Novita, ibunda Fatir, dalam pesan elektroniknya, Kamis (7/12/2023).

Menurut Diana, pihak dokter yang menangani Fatir mengatakan bahwa kanker tulang yang dialami Fatir dipicu oleh peristiwa jatuhnya Fatir saat di-sliding temannya.

"Iya ada (penjelasan dokter), pemicunya (kanker tulang) karena terjatuh, benturan," ungkap Diana.

Mila Ayu Dewata Sari, kuasa hukum keluarga Fatir menceritakan kronologi perjuangan Fatir selama sakit. Awalnya Fatir kesulitan bernapas di rumah, lalu dibawa ke RS Multazam Medika, Bekasi.

"Hasil pemeriksaan paru-paru Fatir menunjukkan adanya cairan, sehingga dia dirujuk ke Rumah Sakit Dharmais Jakarta untuk tindakan lebih lanjut," ujar Mila. 

Fatir akhirnya diperbolehkan pulang karena kondisinya terlihat membaik. Akan tetapi, ia kembali sulit bernapas untuk yang kedua kalinya, dan akhirnya dirujuk ke RS Hermina Bekasi.

"Hari Rabu kemarin, Fatir kembali mengalami kesulitan bernapas hingga akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Hermina Bekasi. Lantas Fatir dinyatakan meninggal dunia pada Kamis dini hari," tambah Mila.

Baca Juga: Tengok Langgengnya Kearifan Lokal 8 Tradisi Ritual Memanggil Hujan di Nusantara, Mulai dari Saling Cambuk hingga Menari Kesurupan

Akan tetapi pihak sekolah justru menyangkal isu perundungan ini. Seperti dikutip dari Radar Jogja, Wakil kepala sekolah SDN 09 Jatimulya Bekasi, Sukaemah, menyebut bahwa kejadian sliding itu hanyalah bercanda semata, bukan bullying.

“Kami sudah berklarifikasi mengenai Fatir, tak ada perundungan sama sekali. Iya memang dalam peristiwa itu mereka jajan, bercanda, tanpa sengaja itu selengkatan kaki, jatuh,” ujar Sukaemah.

Dikutip dari Radar Solo, dokter spesialis Ortopedi RS Dharmais, dr Melitta Setyarani yang menangani Fatir, bulan lalu mengatakan bahwa kondisi kanker yang diidapnya sudah menyebar ke paru-paru.

“Saya sudah lapor ke Polres Metro Bekasi pada 17 April 2023. Laporan ini karena saya tidak mendapatkan keadilan dan jalan keluar dari pihak sekolah maupun keluarga pelaku atas aksi bullying dan dampaknya yang sedang dialami anak saya," ujar Diana.

Editor : Agus AP
#sliding #amputasi kaki #kanker tulang #SDN Jatimulya 09 #perundungan #Bullying #Fatir Arya Adinata