RADARSEMARANG.ID, Jakarta - Belum lama ini publik dihebohkan dengan insiden pembunuhan sadis 4 anak kakak beradik di Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Berdasarkan informasi sebelumnya, pembunuhan sadis itu terjadi pada pada Rabu (6/12) dengan terduga pelaku yang merupakan Ayah kandungnya sendiri.
Selanjutnya terdapat beberapa fakta ditemukan yang menjadi penyebab terjadinya pembunuhan sadis tersebut.
Melansir dari laman Radar Solo JawaPos.com, empat korban yang merupakan kakak beradik tersebut ditemukan tewas di dalam kamar, dengan pintu yang terkunci.
Dalam keterangannya, kakak beradik ini masih berumur dibawah 6 tahun yang diketahui berinisial VA (6), S (4), AR (3) dan AS (10) yang pada saat di temukan dengan bau tak sedap.
Sementara sang Ayah yang diduga sebagai pelaku, ditemukan dalam keadaan berbaring dengan sebuah pisau di tubuhnya, dan terdapat luka di tangannya.
Selanjutnya olah TKP pun digelar oleh Polres Metro Jakarta Selatan dengan penyidik, dan berhasil menemukan beberapa fakta penyebabnya.
Pelaku yang diketahui berinisial ‘P’, sebelum kejadian telah dilaporkan melakukan tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya yang berinisial ‘D’.
Laporan tersebut berasal dari kakak ‘D’ kepada pihak kepolisian yang kemudian memanggil ‘P’ untuk dimintai keterangan. Namun, pada saat itu P memberikan alasan bahwa ia masih menunggu keempat anaknya.
Sementara itu, melalui sosial media X telah beredar unggahan photo video dan tangkapan layar pesan terusan terkait penyebab pembunuhan 4 anak ini.
Unggahan tangkapan layar itu diketahui berasal dari akun @Tiara_Dita21, mengungkapkan bahwa pelaku sempat cekcok sama istrinya dan berujung KDRT yang disebabkan oleh masalah ekonomi keluarga.
Selanjutnya sang istri sempat menghubungi adiknya, yang kemudian di jemput oleh orang tuanya sendiri untuk dibawa ke RS pada Minggu.
Kemudian, empat anaknya ditinggal di rumahnya bersama sang Ayah, yang selanjutnya dibunuh dengan cara di bekap dan dipukul.
Diketahui, pelaku yang diduga Ayahnya sendiri itu bernama Panca, yang baru masuk jadi supir Blue Bird.
Setelah melakukan pembunuhan terhadap anaknya sendiri, pelaku mencoba bunuh diri dengan silet, namun info terakhir yang beredar pelaku masih hidup.
"Hasil olah TKP keempat anak ini adalah anak-anak dari saudara ‘P’ dan istrinya saudari ‘D’. Korban ditemukan berjejer di tempat tidur dalam kondisi meninggal dunia," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi di lokasi.
Ade Ary menjelaskan, pihaknya mendapati tewasnya empat anak itu sekitar pukul 14.50 WIB. Setelah polisi menerima keluhan bau busuk dari masyarakat. (*/bas)