Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Emosi, Bunda Corla Respons Negatif Perilaku Imigran Rohingya: Ngelunjak! Kalau Aku di Situ, Kulempar Lagi Nasi Basi

Hardiana Ratnasari • Rabu, 6 Desember 2023 | 09:24 WIB
Bunda Corla respons negatif perilaku imigran Rohingya dalam tayangan live Instagramnya. (Instagram @corla_2, X @kegblgnunfaedh)
Bunda Corla respons negatif perilaku imigran Rohingya dalam tayangan live Instagramnya. (Instagram @corla_2, X @kegblgnunfaedh)

RADARSEMARANG.ID – Selebgram Chintya Corla Pricillia atau kerap disapa Bunda Corla, merespons negatif perilaku para imigran Rohingya yang dinilai ‘ngelunjak’ dan tidak bersyukur, karena buang-buang makanan bantuan yang diberikan warga lokal Aceh.

Hal ini diungkapkannya di Live Instagram Bunda Corla, @corla_2, yang diunggah ulang oleh akun X (Twitter), @kegblgnunfaedh, pada Senin (4/12/2023), Bunda Corla menunjukkan kegeramannya atas kelakuan warga Rohingya di Aceh. 

Bunda Corla yang dikenal warganet dengan gaya bicaranya yang blak-blak'an, spontan dan lucu, kali ini mengomentari tulisan seorang netizen yang mengatakan bahwa orang Rohingya yang tidak mau pergi dari Aceh.

“Itu (Rohingya) lagi... Ngelunjak! Dikasih makan, nggak cukup. Mengeluh lagi. Udah tahu numpang. Pelarian. Giliran dikasih makan... Nggak tahu diri kau, ah...” omel Bunda Corla sambil mengayunkan kedua tangannya, seolah memeragakan gestur orang-orang Rohingya yang antusias ketika melihat makanan.

“Kalau aku di situ, kulempar lagi nasi basi... Nggak cukup? Hah?! What heaven? What heaven? Ntar tunggu ya! Kucari nasi basi. Makanlah kau! Nggak ada etika,” kata Bunda Corla sambil mengulangi gerakan tangannya tadi.

Wanita kelahiran Medan ini terlihat kesal tetapi juga lucu. Netizen dibuat geli, karena mendengar kata-kata 'heaven' dan 'nasi basi' yang diucapkannya.

Bunda Corla menasihatkan warganet, bahwa seseorang yang beragama seharusnya beretika yang baik, bukan malah menjadi kurang ajar dan jahiliyah. (Instagram @corla_2, X @kegblgnunfaedh)
Bunda Corla menasihatkan warganet, bahwa seseorang yang beragama seharusnya beretika yang baik, bukan malah menjadi kurang ajar dan jahiliyah. (Instagram @corla_2, X @kegblgnunfaedh)

Seperti diketahui, beberapa tahun terakhir, warga Rohingya melarikan diri dari konflik di negara asalnya, Myanmar. Mereka berlayar, dan secara bertahap datang ke negara-negara tetangga lain, seperti Indonesia dan Malaysia.

Menurut Bunda Corla, kelakuan pengungsi Rohingya sudah keterlaluan dan tak beretika, karena telah menyia-nyiakan makanan yang diberikan warga setempat.

Warga Aceh sebenarnya menolak kedatangan mereka, namun bantuan tetap diberikan, dengan alasan kemanusiaan, agar warga Rohingya tak kelaparan.

Tapi niat baik, rupanya tak selamanya ditanggapi dengan baik pula. Beberapa waktu lalu, pengungsi Rohingya kedapatan membuang bantuan makanan berupa nasi bungkus beserta lauk-pauknya.

“Kadang-kadang benci aku, kayak gitu - kayak gitu. Udah tahu ditolong. Kok malah ngelunjak. Dikasih makan lagi. Sementara mereka nggak makan selama berlayar,” kata Bunda Corla jengkel.

“Dikasih makan, kurang. Itu dari situ aja ketahuan. Alamat nginjak kepala lagi tuh. Udah cukup, cukuplah. Nggak usah tampung lagi.”

Selain buang makanan, penduduk setempat menilai kelakuan warga Rohingya juga kurang menjaga kebersihan alias jorok, serta diduga mencuri kelapa karena kelaparan. Bunda Corla pun menilik perilaku warga Rohingya dari sisi agama.

Bunda Corla yang saat ini tinggal di Jerman, berpendapat bahwa manusia yang beragama seharusnya punya etika yang baik. Ketika ditolong oleh orang lain, seharusnya berterima kasih. Bukan malah kurang ajar dan jadi jahiliyah.

“Suruh lagi berlayar. Pergi ke negara lain. Kadang-kadang dikasih hati. Jangan lihat karena seagamanya. Seagama tapi sama gak? Beretika nggak mereka?! Udah tahu dikasihanin. Nggak tahu dikasihanin,” kata Bunda Corla.

“Agama diturunkan untuk manusia beretika. Mana ada agama diturunkan karena nggak ada merubah sifat manusia? Agama diturunkan supaya nggak jadi jahiliyyah kelakuan,” beber Bunda Corla memberi nasihat pada warganet.

“Jadi jangan salah... Agama urusan dia. Antara dia sama Tuhan. Tapi tunjukkan etika yang baik di hadapan manusia. Beragama pun kalo kurang ajar, nggak tahu diri, ngapain?!” katanya berapi-api.

Bunda Corla menasihatkan warganet, bahwa seseorang yang beragama seharusnya beretika yang baik, bukan malah menjadi kurang ajar dan jahiliyah. (Instagram @corla_2, X @kegblgnunfaedh)
Bunda Corla menasihatkan warganet, bahwa seseorang yang beragama seharusnya beretika yang baik, bukan malah menjadi kurang ajar dan jahiliyah. (Instagram @corla_2, X @kegblgnunfaedh)

Tayangan live Bunda Corla ini mendapat respons positif dari warganet, karena sebagian besar dari mereka turut berpendapat serupa dengan Bunda Corla.

“bener hu kasih nasi basi harusnya,” tulis akun @keishacbkim8.

“rohingya mmg gak ada etika ma nya gak ada negara yg mahu menerima,” kata akun @baby_shuu93.

“Takut dijajah se kalo lma2,” kata akun @hendra.wahyudi.mandala.

“D negara asal nya aj d usir. Negara orang pada g beradab bun,” tulis akun @nisa_nabawi25.

Memang dilematis. Di satu sisi, warga Aceh prihatin akan nasib warga Rohingya. Namun di sisi lain, mereka tidak nyaman akan pelbagai masalah yang ditimbulkan. Warga Rohingya dinilai berperilaku kurang baik dan tidak patuh pada norma setempat.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi telah meminta Menkopolhukam Mahfud MD untuk menyelesaikan persoalan para pengungsi Rohingya di Aceh agar tak semakin berlarut-larut.

Editor : Agus AP
#rohingya myanmar #bunda corla #warga rohingnya #rohingya #corla