Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Lagi! Taman Nasional Way Kambas Ketambahan Kelahiran Seekor Bayi Gajah

Aby Genta Putra Prasetya • Jumat, 1 Desember 2023 | 23:54 WIB
Lagi! Taman Nasional Way Kambas Ketambahan Kelahiran Seekor Bayi Gajah
Lagi! Taman Nasional Way Kambas Ketambahan Kelahiran Seekor Bayi Gajah

RADARSEMARANG,ID - Ada kabar gembira bagi para penggiat konservasi satwa langka.

Seekor Gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatranus) di Taman Nasional Way Kambas melahirkan seekor anak.

Bayi gajah ini berjenis kelamin betina dari pasangan Gajah Amel dan Rendy ini lahir pada 28 November 2023 jam 10.00 WIB.

Dilansir akun resmi Taman Nasional Way Kambas @btn_waykambas, Gajah Amel melahirkan bayinya di Camp Elephant Respon Unit, Margahayu, SPTN Wilayah 3, Kuala Penet.

Bayi gajah ini lahir normal dengan berat 78 kg, panjang badan 98 cm, lingkar dada 100 cm dan tinggi badan 78 cm.

Kelahiran bayi gajah ini merupakan kelahiran kedua spesies gajah di bulan November, dan kelahiran ketiga dari satwa yang diawasi oleh Taman Nasional Way Kambas.

Sebelumnya, pada 11 November 2023, TN Way Kambas lebih dulu mendapati kelahiran seekor bayi gajah berkelamin jantan dari pasangan Gajah Riska dan Gajah Aji.

Sedangkan pada 25 November 2023, seekor bayi Badak Sumatra lahir dari pasangan Badak Delilah dan Harapan.

Dilansir @kementrianlhk, Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya kembali menyampaikan kabar gembira ini seharusnya menjadi penyemangat kita semua bangsa Indonesia dalam melakukan upaya konservasi satwa dilindungi yang ada di negara ini.

Gajah Sumatera sendiri merupakan spesies yang masuk ke dalam kategori Critically Endangered atau sudah berada di ambang kepunahan.

Menurut Wildlife Conservation Society, status konservasi gajah sumatera masuk dalam sistem hukum di Indonesia.

Gajah Sumatera termasuk dalam daftar satwa yang dilindungi oleh UU No.5 tahun 1990 dan PP 7/1999.

Baca Juga: Banyak Satwa Liar Jadi Korban Kebakaran Gunung Merbabu

Perlindungan diberikan karena ancaman yang mengintai spesies ini sangat tinggi, salah satunya perburuan liar untuk mengambil gadingnya.

Atau ancaman lain seperti kehilangan habitat karena pengalihfungsian hutan menjadi wilayah perkampungan manusia dan perkebunan sawit.

Tak jarang, akibat perebutan wilayah ini terjadi konflik antara gajah dan manusia yang seringkali membuat gajah terbunuh atau kehilangan habitatnya.

Editor : Agus AP
#gajah sumatera #bayi gajah #binatang dilindungi #way kambas #konservasi