RADARSEMARANG.ID– Gaza adalah sebuah wilayah yang terletak di Palestina, telah lama menjadi sorotan dunia karena konflik yang berkecamuk di sana. Selama puluhan tahun, warga Gaza telah menghadapi kesulitan dan penderitaan yang tidak terhitung akibat konflik politik dan kekurangan sumber daya.
November 2023, kembali terjadi serangan-serangan yang menargetkan permukiman, fasilitas kesehatan, sekolah, sumber air, dan pabrik makanan. Hal tersebut menyebabkan sulitnya akses para warga Gaza untuk mendapatkan air, makanan, dan listrik.
Gaza adalah salah satu wilayah paling padat penduduk di dunia, dengan lebih dari 2 juta orang tinggal di area seluas 365 kilometer persegi. Tindakan penyerangan yang menjadi genosida berkelanjutan di wilayah ini telah mengakibatkan kerusakan parah pada infrastruktur, termasuk air bersih dan listrik. Selain itu, sebagian besar warga Gaza bergantung pada bantuan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka, termasuk makanan.
Sebagian besar warga Gaza hidup dalam kondisi yang sangat sulit. Mereka seringkali kesulitan untuk mendapatkan makanan yang cukup dan bergizi. Anak-anak Gaza adalah yang paling rentan, dengan banyak dari mereka menghadapi malnutrisi serius. Untuk mengatasi masalah ini, bantuan kemanusiaan dalam bentuk makanan siap santap telah menjadi pilihan yang sangat penting.
Ustad Haikal Hassan menyerukan dukungan untuk Gaza Palestina. Ustadz Haikal Hassan, salah satu tokoh di Indonesia yang menginisiasi bantuan Makanan Siap Santap untuk warga Gaza dan melakukan penghimpunan donasi melalui berbagai relasinya. Salah satunya di Masjid Agung Sunda Kelapa saat menjadi penceramah Kamis malam (26/10/2023).
Pada kajian tersebut menyampaikan pentingnya memberikan dukungan kepada Palestina dalam bentuk doa, upaya diplomasi dan bantuan materi. Apalagi Haikal Hassan yang akrab disapa Babeh Haikal ini, mendapatkan pesan dari sahabatnya di Gaza Palestina. Dalam kajian tersebut, sempat membacakan salah satu chat dengan temannya orang Palestina di Gaza.
Penyaluran bantuan makanan siap makan tersebut disalurkan bekerjasama dengan Nusantara Palestina Center (NPC) yang didirikan pada Maret 2018 oleh Bang Onim, panggilan akrab Abdillah Onim yang berasal dari Galela, Halmahera Utara, Maluku Utara. Inisiatif pendirian NPC didasari oleh keterpanggilan Bang Onim atas situasi Jalur Gaza yang membutuhkan dukungan secara berkala. Apalagi melihat situasi sekarang dengan jumlah korban lebih dari 8000 orang meninggal dunia syahid dan ribuan lainnya yang terluka.
“Dalam menghadapi krisis kemanusiaan di Gaza, kita semua memiliki tanggung jawab untuk memberikan dukungan dan bantuan, bukan sebagai muslim saja namun sebagai manusia. Bantuan makanan siap santap adalah langkah awal yang penting dalam membantu masyarakat Gaza untuk bertahan,” tutur Ustad Haikal Hassan.
Semoga kepedulian dunia terhadap nasib Gaza tidak pernah padam, dan dari bantuan ini diharapkan ada perubahan positif di masa depan yang akan membantu masyarakat Gaza untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan lebih aman. (*/ida)
Editor : Ida Nor Layla