RADARSEMARANG.ID, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang berhasil memenuhi cakupan semesta jaminan kesehatan atau Universal Health Coverage (UHC), Sabtu (11/11).
Total 95,48 persen warga Batang sudah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Berkat predikat tersebut, Kabupaten Batang kini memperoleh keistimewaan.
Yaitu menuju 98 persen penduduk di tahun 2024.
Menurutnya, Kabupaten Batang punya komitmen tinggi.
Dibuktikan dengan penambahan 1.620 peserta baru yang didaftarkan dalam Program JKN pada bulan November 2023.
Saat ini total peserta JKN Kabupaten Batang menjadi 791.152 jiwa dari total penduduk sebanyak 828.576 jiwa.
Dwi memastikan capaian UHC ini juga tidak terlepas dari dukungan badan usaha yang mendaftarkan warga sekitar menjadi peserta JKN.
Di antaranya, RS Qolbu Insan Mulia (RS QIM) dan Baznas Kabupaten Batang.
"Lalu, menyusul di Januari tahun depan adalah PT Bhimasena Power Indonesia yang rencananya akan mendaftarkan 50 warga dalam Program JKN melalui dana CSR,” imbuhnya.
Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki menambahkan, UHC merupakan komitmen pemerintah Kabupaten Batang menyediakan layanan kesehatan gratis pada masyarakat.
Ia pun berharap agar masyarakat tetap sehat.
"Dengan UHC semua masyarakat bisa menjalani layanan kesehatan secara gratis. Meski sudah UHC kita tidak berharap untuk sakit," terangnya.
Lani menyebut peringkat UHC Kabupaten Batang adalah 18 dari 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Artinya, banyak yang sudah mendahului tapi juga ada yang belum. (yan)