RADARSEMARANG.ID – Kebun Binatang Nasional Smithsonian, Wahington D.C., telah melepas tiga ekor panda raksasa untuk dipulangkan ke Tiongkok, pada Kamis (8/11/2023).
Mereka adalah pasangan panda Mei Xiang (25) dan Tian Tian (26), serta anak panda jantan mereka, Xiao Qi Ji (3).
Pemulangan ketiganya diduga akibat retaknya hubungan antara Tiongkok dan AS.
Hal ini menandai 23 tahun pasangan panda tersebut berada di AS, sejak Mei Xiang dan Tian Tian dipinjamkan oleh Tiongkok kepada AS pada 2000.
Ketiga panda tersebut diterbangkan selama 19 jam ke Tiongkok dengan menggunakan pesawat kargo Boeing 777F berlabel ‘FedEx Panda Express’, bersama tim ahli perawatan hewan dari Institut Biologi Konservasi dan Kebun Binatang Nasional Smithsonian.
Panda raksasa dianggap sebagai makhluk soliter, kecuali pada musim kawin dan ibu panda yang memiliki anak kecil. Mei Xiang umumnya menyendiri, meskipun terkadang dirinya bersama-sama dengan Tian Tian di luar musim kawin.
Sang ibu panda, Mei Xiang (美香), lahir pada 22 Juli 1998, di Pusat Konservasi dan Penelitian Panda Raksasa Tiongkok di Wolong, provinsi Sichuan. Mei Xiang bermakna ‘Wewangian yang indah’.
Orang tua Mei Xiang adalah Xue Xue dan Lin Nan, pasangan panda liar.
Mei Xiang telah melahirkan tujuh anak dengan Tian Tian, yang semuanya lahir di Kebun Binatang Nasional Smithsonian.
Empat dari tujuh anak Mei Xiang bertahan hingga dewasa. Xiao Qi Ji, anak panda yang ikut dipulangkan ke Tiongkok bersama Mei Xiang, adalah anak panda terakhirnya.
Tai Shan, anak panda pertama Mei Xiang, lahir pada 9 Juli 2005, dan tinggal di kebun binatang hingga 4 Februari 2010. Dia dipulangkan ke Tiongkok, sesuai perjanjian antara AS dan Tiongkok.
Mei Xiang diinseminasi buatan sebanyak dua kali pada bulan April 2012 dengan sperma Tian Tian. Peluangnya untuk hamil sebesar 10% setelah sebelumnya mengalami lima kali kehamilan palsu.
Anak kedua Mei Xiang, lahir malam hari pada 16 September 2012, hingga mengejutkan penjaga kebun binatang. Namun pada 23 September 2012, anak panda tersebut mati, akibat paru-parunya belum berkembang sempurna.
Pada 30 Maret 2013, dokter hewan di Kebun Binatang Nasional kembali melakukan inseminasi buatan pada Mei Xiang, setelah pembiakan alami gagal terjadi. Hingga 23 Agustus 2013, diumumkan bahwa Mei Xiang berhasil melahirkan anak ketiganya, yang berjenis kelamin betina.
Anak Mei Xiang yang ketiga ini diberi nama Bao Bao (宝宝), yang artinya "bayi", dan ketika berusia 100 hari, ia diberi nama alias Treasure (‘Harta karun’). Bao Bao tinggal di kebun binatang hingga 21 Februari 2017, sebelum kemudian pindah ke Tiongkok.
Hari berikutnya, 24 Agustus 2013, Mei Xiang kembali melahirkan seekor anak panda betina, namun mati.
Pada Agustus 2015, dokter hewan menemukan janin panda raksasa melalui USG. Mei Xiang menunjukkan perilaku kehamilan, seperti menghabiskan banyak waktu di kandangnya hanya untuk tidur, serta gemar menggendong benda-benda.
Mei Xiang kemudian melahirkan dua anak panda raksasa kembar jantan. Anak yang pertama, lahir pada 22 Agustus 2015, pukul 17:35, kemudian anak yang kedua, lahir malam harinya, pukul 22:07.
Akan tetapi pada 26 Agustus 2015, lagi-lagi Kebun Binatang Nasional mengumumkan bahwa anak panda yang lahir terakhir dari si kembar tersebut akhirnya mati, sementara saudara kembarnya yang lain bertahan hidup.
Pada 25 September 2015, anak panda yang berhasil hidup tersebut, secara resmi diberi nama Bei Bei, yang juga diberi nama alias seperti Bao Bao, yaitu ‘Treasure’. Nama tersebut dipilih oleh Michelle Obama, Ibu Negara Amerika Serikat saat itu, dan Peng Liyuan, istri presiden Tiongkok, Xi Jinping.
Bei Bei tinggal di kebun binatang hingga 19 November 2019, dan kemudian pindah ke Tiongkok. Sekitar Maret 2020, tak lama setelah Kebun Binatang Nasional ditutup karena pandemi COVID-19, Mei Xiang diinseminasi buatan dengan menggunakan sperma beku Tian Tian untuk menghindari kontak terlalu dekat.
Pada Agustus 2020, Kebun Binatang Nasional kembali mengumumkan bahwa Mei Xiang hamil. Beberapa hari setelah pengumuman tersebut, pihak kebun binatang men-tweet video pendek yang menunjukkan USG janin panda.
Mei Xiang melahirkan seekor anak panda jantan pada 21 Agustus 2020, yang kemudian diberi nama Xiao Qi Ji (小奇迹), yang artinya ‘Keajaiban kecil’.
Kelahiran Xiao Qi Ji menjadikan Mei Xiang panda tertua di Amerika Serikat yang melahirkan anak pada usia 22 tahun, sekaligus kesuksesan pertama untuk prosedur inseminasi jenis ini.
“Ini adalah spesies paling menakjubkan yang pernah saya temui,” ujar Brandie Smith, direktur Institut Biologi Konservasi dan Kebun Binatang Nasional Smithsonian, ketika menyampaikan kesan-kesan perpisahan, yang diunggah di kanal YouTube resmi 'Smithsonian's National Zoo'.
Smith tidak dapat menyebutkan berapa banyak momen menakjubkan yang ia dan timnya lalui bersama para 'diplomat hitam-putih' tersebut.
"Ada kebahagiaan dan kesuksesan selama lebih dari 50 tahun bekerja sama dengan kolega kami di Tiongkok untuk menangani spesies ini,” tuturnya.
“Mei Xiang, Tian Tian, Tai Shan, Bao Bao, Bei Bei, dan Xiao Qi Ji sangat penting bagi kami, sebab apapun yang mereka lakukan, mengajarkan sesuatu,” tandas Smith.
Editor : Agus AP