RADARSEMARANG.ID, Semarang - Narapidana (napi) perempuan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Semarang mendapatkan akses layanan kesehatan mental. Yakni berupa pembinaan kepribadian melalui Graphotherapy.
Graphotherapy merupakan program latihan melalui tulisan tangan yang dirancang secara sistematis. Tujuannya untuk mengubah pikiran bawah sadar seseorang pada pola kebiasaan baru. Sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup.
Plh Kasi Binadik Rini Sulistyowati mengatakan dalam pembinaan ini, napi diajarkan mengelola tingkat stres. Supaya tidak berkembang ke level depresi. "Kami coba mengembangkan pelayanan kesehatan khususnya kesehatan mental," kata Rini, kemarin.
Sejumlah kegiatan dilakukan seperti konseling reguler, ice breaking, hingga nonton bareng atau aktivitas yang bersifat menghibur dan bermanfaat untuk merilis stres. Menurut Rini, fase stres pada warga binaan tersebut terjadi pada saat mereka mulai masuk ke Lapas atau ruang tahanan. Kemudian, menjelang tuntutan oleh jaksa dan pembacaan putusan majelis hakim. (ifa/bud)
Editor : Baskoro Septiadi