RADARSEMARANG.ID, SEMARANG–Tarian Anugerah untuk Nusantara, kombinasi tari modern dengan kearifan lokal menggambarkan keharmonisan Nusantara, membuka acara Malam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2019 di Patra Jasa Hotel & Convention, Senin (9/9) malam. Sajian ini sengaja dipersembahkan kepada para penerima anugerah atas dedikasinya berkiprah, berinovasi, menciptakan terobosan maupun program-program untuk membangun Jawa Tengah.
Apresiasi dipersembahkan kepada 44 tokoh maupun instansi termasuk di dalamnya ada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochammad Effendi. Juga kepada budayawan Djawahir Muhammad atas dedikasi menjaga budaya dan sejarah Jateng, khususnya Kota Semarang. Kepadanya dipersembahkan apresiasi Lifetime Achievement.
Malam penghargaan yang digelar kali kelima ini dikonsep elegan. Menonjolkan budaya Semarangan. Dapat dilihat dari busana yang dikenakan direksi, manajemen, dan karyawan Jawa Pos Radar Semarang.
Tarian rampung, Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi menuju ke atas panggung. Mengenakan busana Semarangan berwarna putih lengkap dengan penutup kepala. Diiringi dua perempuan dengan busana Semarangan juga. Masing-masing membawa piagam dan piala dilanjut sambutan.
Dalam sambutannya, Baehaqi mengatakan Anugerah ini adalah penghargaan tahunan yang diberikan Jawa Pos Radar Semarang. Bukti bahwa sebagai pers, Jawa Pos Radar Semarang tidak hanya mengkritik. Melainkan juga memberikan apresiasi kepada stakeholder dengan dedikasinya memajukan Jawa Tengah.
"Ada 44 penghargaan. Salah satunya diberikan kepada budayawan Jawa Tengah. Banyak kiprah beliau. Kami sebagai koran merasa menjadi murid beliau. Dengan senang hati dan penuh penghargaan kami berikan penghargaan Lifetime Achievement kepada budayawan Djawahir Muhammad. Kepada beliau, kami persilakan naik ke atas panggung untuk menerima penghargaan," ujar Baehaqi penuh semangat.
Djawahir menerima penghargaan dengan penuh semangat. Dari kursi rodanya, ia mengangkat piala dan beberapa kali mengacungkan jempol. Hadir dalam acara ini Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochammad Effendi. Keduanya disambut hangat secara langsung oleh Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi tak lama sebelum acara dimulai.
Hadir pula Direktur Utama Jawa Pos Leak Kustiya.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam hal ini diwakili Kadiskominfo Riena Retnaningrum dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi diwakili Wakil Wali Kota Hevearita G Rahayu serta beberapa Kepala daerah lainnya di Jawa Tengah. Juga para penerima Anugerah Jawa Pos Radar Semarang tahun 2019.
Direktur Jawa Pos Leak Kustiya dalam sambutannya mengatakan, penghargaan ini merupakan bentuk upaya membangun ekosistem bahwa Provinsi Jawa Tengah telah menunjukkan kinerja yang lebih baik dibanding provinsi lainnya. "Kami ucapkan selamat. Sukses selalu dan maju kita semua," ujarnya.
Dedikasi dan prestasi para penerima penghargaan ini menjadi PR Jawa Pos Radar Semarang untuk menggabarkan agar diketahui masyarakat Indonesia.
"Dalam menyampaikannya di berita, kami terus mengutamakan integritas. Kami selalu menggunakan pemilihan kata yang santun dan bijak. Dengan tone positif dan menyenangkan," ujarnya.
Atas sikapnya ini, selama delapan tahun terakhir Jawa Pos menjadi koran dengan pembaca terbanyak di seluruh Indonesia. "Itu penghargaan yang begitu besar bagi kami dari masyarakat. Kami akan terus menjaga sikap jurnalistik itu dengan kedisiplinian dan integritas," ujarnya.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi penghargaan yang diberikan Jawa Pos Radar Semarang kepada tokoh dan instansi. Gubernur berharap, upaya ini dapat menginspirasi orang untuk melakukan yang terbaik di bidang masing masing.
Gubernur juga menyampaikan terima kasihnya karena Jawa Pos Radar Semarang telah menjadi mitra yang baik untuk pemerintah provinsi Jawa Tengah. Sebagai pilar demokrasi, kepada Jawa Pos Radar Semarang Gubernur berpesan dapat menjalankan fungsi dengan baik. "Fungsi media massa sebagai kontrol dan memberikan masukan kontstruktif terhadap jalannya pembangunan," ujar Gubernur melalui Kadiskominfo Jawa Tengah Riena Retnaningrum.
Penghargaan demi penghargaan disampaikan kepada para penerima. Diselingi pertunjukan Gamelan Fungky, perpaduan musik modern dan gamelan. Menambah semarak acara.
Atas penghargaan yang diberikan Jawa Pos Radar Semarang Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochammad Effendi menyampaikan terima kasih. Penghargaan ini, ia katakan, tidak lepas dari dukungan seluruh masyarakat Jawa Tengah.
"Apresiasi ini kami terima untuk seluruh anggota kami. Sebenarnya belum pantas menerima penghargaan. Karena apa yang kami lakukan adalah amanah yang harus kami lakukan," ujarnya saat berbagi podium bersama kapolda Jawa Tengah.
Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel juga menyampaikan terimakasih kepada jajaran Jawa Pos Radar Semarang yang sudah menjalankan peran multi. Bukan hanya kontrol sosial tapi juga memberikan apresiasi kepada para petugas negara. "Kedekatan antara TNI Polri dan Radar Semarang. Mari kita perkuat ikatan silaturahmi kita" ujar kapolda setelah diminta khusus Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi untuk menambahkan sambutan Pangdam.
Dalam kegiatan penganugerahan ini, Jawa Pos Radar Semarang didukung oleh Bank Jateng, BPJS Ketenagakerjaan, PT Kawasan Industri Wijayakusuma, PT Semen Gresik, PT Sidomuncul, PT Bhimasena Power Indonesia, Trans Semarang, BSB City, Batik Identix, CARfix, Istana Oleh-Oleh Brillian, Lunpia Cik Me Me, Ogos.id, Taman Kyai Langgeng Magelang, Universitas PGRI Semarang, Unika Soegijapranata Semarang, Ponpes Askhabul Kahfi, Rumah Pancasila, Semarang Fortuner Community, Srikandi PP, SMP IT PAPB Semarang dan Wardah Cosmetic. (sga/bas) Editor : Agus AP