Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Rest Area Batang, dari Provokasi hingga Kaca Pecah dan Penjara

Riyan Fadli • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 16:18 WIB
Kondisi bus yang ditumpangi Persib U-18 yang pecah kaca di sisi kiri dan kanan. (RIYAN FADLI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kondisi bus yang ditumpangi Persib U-18 yang pecah kaca di sisi kiri dan kanan. (RIYAN FADLI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, BATANG – Bus yang ditumpangi skuad Persib Bandung U-18 diserang sekelompok oknum suporter saat berhenti di Rest Area KM 360, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026) malam. Insiden tersebut mengakibatkan kaca bus pecah di sisi kiri dan kanan, seorang official mengalami luka memar, serta sejumlah barang milik rombongan dilaporkan hilang.

Polisi telah mengamankan seorang terduga pelaku berinisial BPA, 33, warga Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat. Dari hasil pemeriksaan awal, terduga pelaku dinyatakan positif mengonsumsi sabu dan ganja. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk alat isap bong dan beberapa botol arak Bali.

Berikut kronologi perusakan bus Persib U-18 di Batang hingga penangkapan salah satu terduga pelaku.

Baca Juga: Klasemen KOVO Cup 2026 Terbaru: IBK Altos di Puncak, Red Sparks Tertahan, Ini Jadwal Hari Ini

1. Bus Persib U-18 Berhenti di Rest Area KM 360

Peristiwa bermula ketika rombongan Persib Bandung U-18 dalam perjalanan pulang menuju Bandung setelah menyelesaikan pertandingan melawan Garuda United dalam ajang Elite Pro Academy (EPA) One 2026/2027 di Stadion Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Solo.

Rombongan yang menggunakan bus Bima Trans tersebut berhenti untuk beristirahat di Rest Area KM 360 Batang sekitar pukul 21.27 WIB.

Pada saat bersamaan, di lokasi yang sama terdapat rombongan suporter yang sedang dalam perjalanan pulang setelah menonton pertandingan Persija Jakarta melawan PSIM Yogyakarta pada Sabtu (10/10/2026).

Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono menjelaskan awal kejadian tersebut.

"Kejadian bermula saat bus yang ditumpangi oleh para pemain Persi U-18 beserta official hendak beristirahat di rest area 360," ujar Warsono, Senin (12/10/2026).

2. Suporter Mengetahui Bus Membawa Rombongan Persib

Situasi kemudian memanas setelah sejumlah suporter mengetahui bus tersebut membawa rombongan Persib. Salah seorang pelaku diduga mendekati kernet bus sebelum memanggil rekan-rekannya.

Pelaku kemudian berteriak, "Bang, sini ini bener rombongan Persib!"

Teriakan tersebut diduga memicu aksi sejumlah orang yang kemudian menyerang bus menggunakan batu besar. Lemparan batu mengakibatkan kaca bus di bagian kiri dan kanan pecah.

Kasatreskrim Polresta Batang Kompol Bintoro Tio Pratama menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula ketika rombongan suporter mengetahui identitas bus yang ditumpangi skuad Persib.

"Kalau unsur kesengajaan tidak ada, cuma saat bertemu di Rest Area mereka tahu oh ini bis Viking, akhirnya diteriaki dan terjadilah tindakan tersebut," ujar Bintoro.

Baca Juga: 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Selesai Jalani Skorsing FIFA, Mengapa Masih Dilarang Bela Timnas?

3. Official Persib Luka Memar, Barang di Bagasi Hilang

Akibat penyerangan tersebut, Media Officer Persib EPA U-18, Pandu Persada, 38, mengalami luka memar akibat penganiayaan.

Selain merusak bus, pelaku diduga menjarah sejumlah barang milik rombongan. Sejumlah koper yang disimpan di bagasi dilaporkan hilang.

Kerusakan pada armada membuat bus yang ditumpangi rombongan tidak dapat melanjutkan perjalanan seperti semula. Setelah kejadian, bus tersebut diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

4. Polisi Mengecek CCTV dan Memeriksa Saksi

Setelah menerima laporan melalui layanan darurat 110, jajaran Polresta Batang bersama Polsek Subah mendatangi lokasi kejadian.

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV, serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengidentifikasi orang-orang yang terlibat.

Polisi menduga pelaku penyerangan lebih dari satu orang. Namun, pada tahap awal penyelidikan, baru satu orang yang berhasil diamankan.

"Dugaan sementara ada beberapa pelaku, kami mengecek CCTV dan saksi-saksi itu baru satu yang kami amankan karena ada juga CCTV yang masih buram atau tidak jelas," ucapnya.

5. Terduga Pelaku Ditangkap di Gerbang Tol Cikarang Utama

Penyelidikan berlanjut hingga polisi berkoordinasi dengan petugas PJR Tol Cikampek. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan penangkapan BPA di Gerbang Tol Cikarang Utama saat diduga hendak melarikan diri ke Jakarta.

Terduga pelaku diketahui merupakan warga Palmerah, Jakarta Barat. Saat beraksi, ia disebut mengenakan kaus bertuliskan "Persija Selamanya".

Polisi menduga fanatisme terhadap klub sepak bola menjadi motif penyerangan tersebut.

"Motifnya karena fanatik," ucap Bintoro.

6. Polisi Amankan Batu, Alat Isap Bong, dan Arak Bali

Dalam pengamanan dan penggeledahan terhadap terduga pelaku, polisi tidak menemukan senjata tajam. Namun, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Barang bukti itu antara lain batu besar yang diduga digunakan untuk merusak bus, pakaian yang dikenakan saat kejadian, alat isap bong, serta beberapa botol arak Bali.

Selain itu, hasil pemeriksaan awal menunjukkan terduga pelaku positif mengonsumsi sabu dan ganja. Temuan tersebut menjadi bagian dari pendalaman polisi dalam penanganan kasus ini.

7. Rombongan Persib Melanjutkan Perjalanan dengan Bus Pengganti

Setelah kejadian, rombongan Persib U-18 membutuhkan kendaraan pengganti untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung. Manajemen Persibat turut membantu menyediakan bus pengganti agar rombongan dapat kembali melanjutkan perjalanan.

Sementara itu, bus yang mengalami kerusakan berada di Kantor Polisi Subsektor Kandeman (Polsubsektor Kandeman).

Hingga Senin (12/10/2026), polisi masih mendalami kasus tersebut, menginventarisasi kerugian akibat penyerangan, serta memburu terduga pelaku lain berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi.

Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap keterlibatan pihak-pihak lain dalam perusakan bus dan dugaan penjarahan barang milik rombongan Persib U-18. (yan)

Editor : Baskoro Septiadi
Bus Persib U-18 diserang perusakan bus Persib di Batang kronologi penyerangan bus Persib pelaku penyerangan positif narkoba Rest Area KM 360 Batang