Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Viral 133 Porsi MBG SD Kalipancur Batang Dikembalikan karena Diduga Menu Ayam Masih Mentah

Riyan Fadli • Rabu, 1 April 2026 | 13:53 WIB
Foto makanan yang bermasalah dalam program MBG.
Foto makanan yang bermasalah dalam program MBG.

 

RADARSEMARANG.ID, Batang – Ratusan porsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang terpaksa dikembalikan oleh pihak SD Kalipancur 02, Kecamatan Blado, lantaran lauk olahan ayam yang disajikan diduga belum matang sempurna.

Langkah tegas ini diambil pihak sekolah setelah memergoki daging ayam di dalam menu MBG masih berwarna merah pada bagian dalam, serta mengeluarkan aroma anyir yang menyengat.

Salah satu guru SD Kalipancur 02, Waluyo, membeberkan bahwa temuan mengejutkan ini terkuak saat proses pembagian jatah makanan kepada para siswa.
“Daging ayamnya masih terlihat merah di dalam dan baunya agak anyir,” ujarnya, Selasa 31 Maret 2026.

Baca Juga: Insiden Tikus Muncul di Box MBG SMKN 8 Semarang, SPPG Bilang Begini

Kondisi makanan yang diduga kurang layak konsumsi itu rupanya sempat dicicipi oleh beberapa siswa kelas 4. Akibatnya, mereka mengeluhkan rasa tidak nyaman pada perut.
“Beberapa anak sempat makan, tapi kemudian mengeluh mual,” jelasnya.

Tak ingin mengambil risiko, pihak sekolah langsung menyetop distribusi MBG hari itu juga. Total sebanyak 133 porsi makanan ditarik mundur dan dikembalikan kepada pihak penyedia, yakni SPPG Mandiri Blado. Tindakan preventif ini murni dilakukan demi menjaga kesehatan dan keselamatan para siswa.

Merespons insiden ini, Kepala SPPG Mandiri Blado, Azis Indratmoko, membenarkan adanya retur makanan dari pihak sekolah. Pihaknya mengaku langsung gerak cepat (gercep) mengambil tindakan begitu mendapat laporan keluhan agar masalah tidak merembet ke sekolah lain.

Baca Juga: SMKN 8 Semarang Akui Temukan Tikus di Ompreng MBG, Ini Penjelasan Sekolah

“Begitu mendapat informasi, kami langsung menarik menu yang sudah terlanjur dibagikan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Terkait kondisi daging ayam, Azis menyebut warna kemerahan tersebut diduga kuat sebagai efek dari proses marinasi bumbu. Meski begitu, pihaknya tak menampik kejadian ini menjadi tamparan keras sekaligus bahan evaluasi menyeluruh.

“Memang warna merah bisa dipengaruhi marinasi, tetapi ini tetap menjadi evaluasi bagi kami agar kualitas makanan lebih terjaga,” katanya.

Beredarnya kabar simpang siur di media sosial yang menyebutkan adanya keracunan massal akibat insiden MBG ini, langsung ditepis keras oleh kepolisian setempat.

Baca Juga: Heboh! Ada Tikus Diduga Dalam Box MBG di SMKN 8 Semarang

Kapolres Batang AKBP Veronica melalui Kapolsek Blado AKP Sapto Winengku membenarkan ditariknya ratusan porsi makanan tersebut. Namun, ia memastikan situasi di lapangan tetap kondusif dan aman.

“Informasi soal keracunan massal tidak benar. Ini sudah kami antisipasi dan tidak ada kejadian serius,” tegasnya.(yan)

Editor : Baskoro Septiadi
#sd kalipancur 02 #Mbg #Makan Bergizi Gratis #SPPG #batang