Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Komisi I Apresiasi Kolaborasi Apik BUMDes dan Koperasi Desa Simpar yang Mandiri Produksi Telur Omega 3

Riyan Fadli • Kamis, 6 November 2025 | 01:55 WIB
KUNKER: Komisi I DRPD Kabupaten Batang saat melakukan Kunker di Desa Simpar, Kecamatan Bandar.
KUNKER: Komisi I DRPD Kabupaten Batang saat melakukan Kunker di Desa Simpar, Kecamatan Bandar.

RADARSEMARANG.ID, Batang – Komisi I DPRD Kabupaten Batang mengapresiasi keberhasilan Desa Simpar, Kecamatan Bandar, dalam mengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Desa (KDMP).

Sinergi keduanya dalam menjalankan unit usaha ternak ayam petelur dinilai sukses dan layak menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Batang.

Sebelumnya, Komisi I DPRD Kabupaten Batang melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) terkait Penggunaan Dana Desa di Balai Desa Simpar, Selasa 4 November 2025.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I, Kukuh Fajar Romadhon, beserta anggota. Turut hadir jajaran Dispermades, Camat Bandar, Kades Simpar, serta pengurus BUMDes dan KDMP Simpar.

 Baca Juga: Talut 8 Meter di Nyatnyono Ungaran Ambrol Timpa Rumah Warga

Ketua Komisi I, Kukuh Fajar Romadhon menjelaskan, Desa Simpar dipilih sebagai desa percontohan karena dinilai sukses menjalankan dua pilar ekonomi desa secara bersamaan.

"Kami Komisi I, kenapa memilih Desa Simpar sebagai desa percontohan? Karena Desa Simpar ini Bumdes-nya sudah terbentuk, KDMP-nya juga sudah terbentuk," ujar Politisi PKB tersebut, Rabu 5 November 2025.

Menurut Kukuh, yang membuat Simpar istimewa adalah kolaborasi apik antara BUMDes dan Koperasi.

BUMDes fokus pada unit usaha, sementara koperasi mendukung dari sisi pemasaran dan permodalan.

 Baca Juga: Trans Semarang Uji Coba Bus Listrik Mulai Tahun Depan, Ini Rutenya

"Di Simpar, Bumdes dan KDMP sudah berjalan dengan baik. Mereka saling support. Unit usaha yang dikelola oleh Bumdes, hasilnya nanti dibantu pemasarannya oleh teman-teman dari koperasi," jelasnya.

Salah satu unit usaha unggulan BUMDes Simpar adalah peternakan ayam petelur omega 3. Usaha ini memberdayakan 30 warga, di mana masing-masing orang mengelola 30 ekor ayam.

"Hasilnya dari telur dikumpulkan di satu tempat dan dibantu pemasarannya oleh koperasi," tambah Kukuh.

Kukuh juga mengapresiasi kemandirian koperasi yang tidak bergantung pada dana eksternal. Hal ini yang membuat koperasi tetap berjalan sehat ketika banyak koperasi di desa lain terkendala.

"Adapun koperasinya juga sudah berjalan karena di sana tidak mengandalkan dana-dana dari luar, tapi mereka mengandalkan dana dari anggota," tegasnya.

Keberhasilan ini, lanjutnya, tak lepas dari SDM dan kepemimpinan kepala desa yang mumpuni. "Kebetulan SDM yang dimiliki cukup mumpuni. Pak Kades-nya juga passion-nya ngurusi koperasi dulunya," ungkapnya.

Melihat potensi ini, Komisi I pun segera menindaklanjuti hasil kunjungan kerja tersebut. Pihaknya akan menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan Dispermades dan pendamping desa untuk merumuskan sistem apresiasi.

"Rencana kami, Komisi I, akan segera melakukan rapat kerja dengan Dispermasdes. Nanti kita bikin konsep, kita akan melakukan penilaian terhadap desa-desa yang sudah bisa menjalankan program pemerintah, sehingga kita bisa memberikan apresiasi kepada desa-desa tersebut," pungkasnya. (yan)

Editor : Baskoro Septiadi
#Kopdes Merah Putih #DPRD Batang #BUMDes #batang