Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Dua Anak Asal Batang Korban Penyekapan di Boyolali Sudah Pulang, Keduanya Ternyata Hafiz Alquran

Riyan Fadli • Kamis, 17 Juli 2025 | 19:51 WIB
SOSIAL: Bupati Batang bersama istri menemui korban penyekapan di Boyolali setelah pulang ke rumahnya.
SOSIAL: Bupati Batang bersama istri menemui korban penyekapan di Boyolali setelah pulang ke rumahnya.

RADARSEMARANG.ID, Batang – Dua anak korban penyekapan di Boyolali akhirnya sudah bisa dipulangkan ke rumah mereka di Desa Klidang Wetan, Kecamatan Batang, Rabu 16 Juli 2025 malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Kepulangan mereka difasilitasi langsung oleh Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial, setelah mendapat izin dari Polres Boyolali.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batang, Wilopo menyebut, pihaknya langsung menjemput mereka untuk memastikan kondisinya sebelum dibawa pulang ke Batang.

 Baca Juga: Empat Anak dari Batang dan Semarang Disekap, Kakinya Dirantai di Boyolali, Begini Kronologinya

“Kita jemput langsung ke Boyolali. Untuk pemeriksaan kepolisian, kami tidak paham, tapi intinya Polres Boyolali mengizinkan dua anak untuk bisa pulang,” ujarnya, Kamis 17 Juli 2025.

Wilopo menjelaskan, keduanya tampak senang karena bisa kembali berkumpul dengan ibu dan neneknya.

Apalagi setelah mereka dititipkan di Boyolali sejak 2022. Ia menambahkan jika pendidikan mereka pendidikan keagamaan. Tidak ada pendidikan formal.

Sang kakak saat dikirim ke Boyolali berusia 8 tahun dan baru berumur 5 tahun. Mereka merupakan anak yatim saat dikirim ke Boyolali, sedangkan sang ibu bekerja di sebuah salon di Jakarta.

"Kakaknya hafal 3 juz, adeknya juga menghafal Alquran infonya," ucapnya.

 Baca Juga: Ada Tangisan Air Mata Ketika Rapat Bersama Dengan Komisi X DPRD RI, Ternyata Honorer R4 Tak Masuk Database dan Gaji yang Tak Sesuai

Pemerintah Kabupaten Batang pun memastikan akan memberikan pendampingan psikologis kepada kedua anak tersebut.

Hal ini dilakukan untuk memulihkan kondisi mental mereka setelah mengalami trauma mendalam akibat penyekapan.

“Kami akan lakukan pendampingan termasuk mengembalikan psikologisnya. Insyaallah Pemda Batang juga sudah ada kebijakan agar keduanya tetap bisa bersekolah, dan kami fasilitasi agar mereka mendapatkan pendidikan formal,” jelas Wilopo.

Sebelumnya diketahui bahwa dua anak tersebut menjadi korban penyekapan bersama dua orang lainnya.

Empat anak tersebut masing-masing berinisial VMR, 6 dan MAF, 11, asal Batang, serta SAW, 14, dan IAR, 11, asal Kabupaten Semarang.

Dua anak dari Batang yang sudah dipulangkan itu juga telah bertemu Bupati Batang M Faiz Kurniawan serta Wakil Bupati Suyono.

 Baca Juga: Minggu Ini Dinsos Kabupaten Semarang Upayakan Jemput Dua Anak Kakak Beradik yang Dipasung di Boyolali

Suyono pun mengatakan bahwa Pemkab Batang akan menanggung pendidikan kedua anak tersebut hingga selesai.

Yaitu dengan memfasilitasi mereka untuk menempuh pendidikan di pondok pesantren.

Kedua anak tersebut akan tinggal dan menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Darul Ulum, Desa Tragung, Kecamatan Kandeman, yang dikelola oleh Ketua MUI Batang.

“Mau saya pondokkan nanti, akan saya biayai sampai selesai," ujar Suyono. (yan)

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#Anak #Boyolali #penyekapan #batang