RADARSEMARANG.ID - Situs Pemandian Balekambang memiliki banyak keindahan alam yang masih belum banyak diketahui orang.
Tempat ini menjadi sebuah destinasi wisata di Kabupaten Batang Jawa Tengah yang menggabungkan keindahan alam dan warisan budaya.
Selain keindahan alamnya, Situs Pemandian Balekambang juga menyimpan cerita sejarah yang menarik untuk disimak.
Menurut sejarahnya, Situs Pemandian Balekambang merupakan peninggalan dari zaman Syailendra, sekitar abad ke-7 hingga ke-9 Masehi.
Pada masa itu, tempat ini digunakan sebagai pemandian dan juga dipercaya sebagai tempat penyimpanan logistik pada era Sultan Mataram.
Nama “Balekambang” sendiri berasal dari kata “Bale” yang berarti tempat, dan “Kambang” yang berarti terapung.
Hal tersebut merujuk pada kolam pemandian yang terlihat seperti terapung di tengah alam yang asri.
Selain itu, situs ini memiliki kaitan dengan peradaban Hindu di Dieng, Banjarnegara.
Peradaban di Dieng diyakini berawal dari situs Balekambang dan menyebar ke beberapa lokasi di Batang melalui jalur Hindu Purba.
Mata air di situs ini terus mengalir sejak zaman kuno yang memberikan kehidupan bagi warga sekitar dan menjadi bagian penting dari sejarah.
Menurut laman dinas wisata batangkab.go.id, tempat ini merupakan sebuah tempat petirtaan atau pemandian, dan mata airnya muncul dari kawasan cagar budaya mengaliri area sawah sekitar.
Terdapat temuan sebuah Arca Sri Vasudhara bermotif batik ditempat ini dan diperkirakan dibuat pada abad ke VII.
Namun, Arca tersebut kabarnya telah dipindahkan di Museum Ranggawarsita Semarang bersama cagar budaya lainnya untuk dilestarikan.
Saat ini, Situs Pemandian Balekambang masih terjaga dengan baik dan tetap menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik di Kabupaten Batang.
Lokasinya yang berada di Desa Sidorejo menawarkan suasana yang sejuk dan asri, dengan air kolam yang jernih dan segar.
Meskipun akses menuju situs ini agak sulit, keindahan dan kesejukan tempat ini membuat perjalanan tersebut terasa menyenangkan.
Di sekitar lokasi, juga terdapat warung yang dibuka oleh warga setempat. Pengunjung bisa menikmati makanan dan minuman setelah berenang atau bersantai di tepi kolam.
Dengan demikian, tempat ini dapat menjadi alternatif destinasi wisata Batang yang wajib dikunjungi sekaligus menyelami sejarah Situs Pemandian Balekambang yang kaya.
Editor : Baskoro Septiadi