RADARSEMARANG.ID, BATANG -Sebanyak 19 narapidana (Napi) Lapas Kelas II B Batang bebas sementara di Hari Pramuka ke-62 Senin (14/8/2023). Mereka menjadi petugas upacara peringatan Kwartir Ranting (kwaran) Batang di Lapangan Dracik Kampus. Para napi ini bergabung bersama 1.500 Pramuka se-Kecamatan Batang.
"Saat ini kami membawa 11 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai petugas upacara, band Lapangkustik (enam napi), kemudian satu orang seni tari, dan penampil angkat besi dari Lapas Batang (satu napi)," kata Kasubsi Resgitrasi dan Bimkemas Lapas Kelas II B Batang Alim Nur Kundy Trahara, Senin (14/8/2023).
Ia menyebutkan, pihak Lapas sebagai salah satu gugus depan Kwartir Ranting Batang selalu aktif menggelar kegiatan Pramuka. Pihak Lapas pun selalu berpartisipasi di hari Pramuka sejak tahun lalu. Kundy menyebutkan, untuk pembebasan sementara para napi sudah melalui sejumlah tahap. Termasuk meminta izin dan menjalani sidang di Kanwil kemenkumham Jateng. Mereka yang ikut berpartisipasi menjalani seleksi ketat. Salah satu syaratnya adalah masa tahanan sudah lebih dari separuh.
Novianto, napi yang bertugas sebagai pengibar bendera berlatih selama dua minggu. Ia mencoba menyesuaikan diri untuk menjadi petugas pengibar bendera. "Biar maksimal, biar memberikan yang terbaik dan tidak bikin malu lapas Batang," ucapnya.
Ia merasa senang bisa dipercaya menjadi petugas pengibar bendera di Hari Pramuka. Novianto menjelaskan, walaupun di dalam Lapas, kegiatan Pramuka di sana berlangsung rutin. Sampai seminggu sekali.
Ketua Kwarran Batang, Nur Nasetianugroho menyebut sebanyak 1.500 anggota Pramuka se-Kecamatan Batang hadir di Lapangan. Para peserta terdiri atas Pramuka siaga, penggalang dan penegak.
"Semua Pramuka dari SD, MI, SMP, Mts, SMA, SMK hingga MA di Kecamatan Batang. Dipusatkan di lapangan Dracik," ucapnya. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla