RADARSEMARANG.ID, BATANG - Kolam renang THR Kramat kembali dibuka. Kolam renang berstandar nasional ini beroperasi setelah atap yang ambruk pada 2022 lalu, dibongkar dan penghapusan aset rampung.
Event lokal dan masyarakat umum kini berenang di bawah terik matahari langsung.
"Iya, sudah mulai dibuka kembali per 1 Juli 2023. Beberapa perlombaan juga sudah digelar di sana. Seperti ajang O2SN Pekalongan. Karena di Kota Pekalongan sudah tidak ada kolam renang prestasi seperti THR Kramat," kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang, Yarsono.
Pengunjung memang belum begitu banyak, namun pihaknya akan melakukan pembenahan dan penyempurnaan. Tahun depan Dsparpora akan mengajukan anggaran untuk pembangunan atap.
Kini, perawatan kolam juga dilakukan dengan penanganan ekstra (ngoyo). Karena langsung di bawah sinar matahari, kolam menjadi mudah berlumut.
"Karena posisinya sekarang tidak tertutup oleh atap, maka kebersihannya cukup ekstra. Karena kolam yang langsung kena sinar matahari jadi lebih banyak berlumut. Material lumut yang dibersihkan kini lebih banyak," jelasnya.
Pengelola THR Kramat Susilo Widyat menjelaskan, pengunjung saat ini berkisar 50-60 orang. Padahal, dulu bisa mencapai 200 pengunjung per hari. Tiket kolam renang THR Kramat dijual dengan harga Rp 10 ribu.
Harga ini cukup murah dibanding kolam renang lain. Dibukanya THR Keramat diharapkan dapat mendaongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). (yan/zal)
Editor : Agus AP