Cerita tentang misteri dan petualangan di alam gaib sedang booming dan banyak dicari masyarakat. Kisah seputar hantu, siluman, lokasi angker dan cerita legenda menjadi tontonan yang bisa memacu adrenalin dan memunculkan rasa penasaran. Kreator-kreator pun bermunculan membuat tayangan dengan gaya khas masing-masing. Mereka mengeksplor tempat-tempat angker yang ditengarai ada penunggu makhluk halusnya.
Di antara kreator itu adalah Indra Akbar Nugraha, 32 tahun. Ia menyentak banyak pihak karena eksplorasinya dianggap alami sehingga penonton merasa seperti mengalami sendiri. Warga Desa Plelen, Kecamatan Gringsing itu melejit dan bisa disejajarkan dengan kreator lain yang sudah punya nama besar.
Lokasi yang menurut masyarakat setempat angker sudah didatangi dan dibuka misterinya. Alas Roban, gedung tua PTPN IX, situs Balekambang, Kali Kuto maupun lokasi lain di wilayah Batang sudah pernah dieksplor dan dibuat konten.
Bahkan lokasi di luar Batang sudah didatangi. Melalui akun Youtube PENJELAJAH DUA ALAM Indra mengajak penonton ikut merasakan petualangan seramnya saat berhadapan dengan dunia gaib.
Minat Indra pada dunia gaib muncul saat masih duduk di kelas XII STM pada 2009. Saat itu Indra sedih melihat sang ayah sakit dan tidak bisa diobati secara medis. Di tengah perasaan galau, Indra keluar rumah pada malam hari dan mendatangi kuburan di desanya.
Di sana Indra menantang semua hantu dan siluman untuk menampakkan diri dan berduel dengannya. Indra mengaku saat itu seperti setengah sadar dan tidak punya rasa takut dengan apa yang akan dihadapinya. Padahal sebelum sang ayah sakit Indra termasuk anak yang penakut dan tidak berani keluar malam sendirian. Meskipun hanya di teras rumah.
Sejak saat itu, Indra ketagihan dan semakin sering mencari lokasi angker. Keberanian Indra berlanjut dan semakin menjadi-jadi. Jika mendengar ada lokasi angker segera didatangi dan menantang penghuni-penghuni gaibnya. Indra sampai pernah tidur di keranda kuburan angker hanya untuk memenuhi keinginannya melihat hantu. "Dari penakut menjadi pawang makhluk gaib," kelakarnya.
Untuk lebih mengasah kemampuannya, Indra sering bermeditasi di Alas Roban. Di situlah Indra mendapat kemampuan cara berkomunikasi dengan makhluk astral sekaligus menaklukkannya. Indra mengaku tidak punya guru dan hanya belajar otodidak.
Akibat kesukaannya berburu makhluk gaib, Indra sempat diprotes keluarganya. Tidak jarang makhluk gaib itu mengikuti dan mengganggu anggota keluarganya di rumah.
"Istri pernah melihat penampakan di jendela. Anak saya juga tiba-tiba sakit panas dan meracau menyebut beberapa nama siluman. Mereka sembuh setelah saya mandikan di mata air di Alas Roban," lanjut Indra.
Meskipun kemampuan mata batin semakin terasah, tapi Indra pernah mengalami kejadian buruk. Saat membuat konten di kuburan orang-orang yang dituduh sebagai anggota PKI di daerah Boyolali, salah satu penonton yang ikut live meninggal.
Kajadian itu membuat Indra lebih berhati-hati dan melarang penonton yang ikut eksplore mendekat. Indra tidak mau terjadi sesuatu menimpa pada orang lain.
Diantara sekian banyak petualangan, eksplore di bekas pabrik air mineral Magelang menjadi yang paling berkesan. Meskipun tidak ada penampakan, tapi sering menumbangkan orang-orang yang mencoba menemui penunggu gaibnya. "Sama seperti manusia yang marah ketika rumahnya diganggu," tegasnya. (yan/ton) Editor : Agus AP