Saat ini kondisinya sudah mulus. Jalan yang sempit juga dilebarkan hingga enam meter. Saat bertemu youtuber yang mengunggah kerusakan jalan itu, Ganjar mengatakan masyarakat harus mendapatkan edukasi. Yaitu cara melaporkan segala sesuatu ke pemerintah, jangan langsung diviralkan di media sosial.
"Maka tadi si pelapornya saya tanya, anda melapor ke mana. Kita tidak melapor, ngko tak viralke. Itu keliru banget ya, itu memang hak masyarakat, tapi alangkah baiknya kalau itu dikasihkan ke aparatur," ucap Ganjar dalam tinjauan, Rabu (24/5).
Menurutnya, saat informasi viral ke mana-mana, tentu akan ditangkal. Tidak semua kekuatan finansial yang ada di pemerintah itu cukup. Seperti di Batang, ternyata anggarannya tidak terlalu cukup. Karenanya yang terjadi di masyarakat, Pemkab Batang terkesan responya lambat.
Ia pun menyebutkan, pada tahun itu ada tiga ruas jalan di Batang yang anggaranya disinergikan dengan Pemprov Jateng. Jalan itu membelah kawasan industri, yaitu Batang Industrial Park. Menghubungkan Pantura Tulis hingga Kecamatan Bandar di daerah selatan Batang.
"Nah dengan cara ini harapannya bisa selesai. Alhamdulillah tadi ada tiga ruas yang sudah rampung perbaikannya. Ternyata jalannya membelah kawasan industri. Kawasan industri itu tidak akan bisa berjalan dengan baik kalau pemerintah daerah nggak dukung infrastrukturnya," jelasnya.
Ganjar juga menjelaskan sekarang ada berbagai sumber bantuan untuk perbaikan infrastruktur. Yaitu dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan anggaran dana desa. Anggaran itu semua berasal dari pajak masyarakat.
Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki yang ikut mendampingi menjelaskan, ruas jalan Bandar-Tulis yang diperbaiki sepanjang 5,3 Kilometer. Nilai kontrak pengerjaan Rp 11,2 miliar. Anggarannya berasal dari bantuan keuangan Pemprov Jateng tahun 2022 dengan pagu Rp 12 miliar.
"Jalan itu memang menjadi akses mulai dari perekonomian, industri, pendidikan, hingga pariwisata. Alhamdulillah berkat bantuan dari Pak Gubernur jalannya sudah halus," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang, Endro Suryono menambahkan, titik pekerjaan ada dua spot. Pertama dari jalan pantura Polsek Tulis ke selatan 3,562 Kilometer.
Ada juga pelebaran jalan satu meter kanan kiri, sepanjang 370 meter. Hingga akhirnya lebar jalan mencapai enam meter. Lalu, ruas jalan Pasar Bandar sepanjang 1,175 kilometer. Ada juga penambahan saluran U-Dict sepanjang 600 meter.
"Pekerjaan itu mulai kita kerjakan Juli hingga 29 November 2022. Kini ruas jalan tersebut sudah bagus," tandasnya. (yan/zal) Editor : Agus AP