“Alhamdulillah, setelah mengikuti berbagai tes selama seleksi, dari 100 peserta saya terpilih untuk mengikuti studi banding di Jepang, dalam rangka mengadopsi sistem kepolisian Jepang, yang geografisnya memiliki kesamaan dengan Indonesia yakni kepulauan,” kata Gali Atmajaya.
Kegiatan di Jepang itu merupakan program dari Japan International Cooperation Agency (JICA) yang sudah berjalan 20 tahun. Namun baru berjalan kembali setelah pandemi berlangsung 2020 hingga 2021.
“Hubungan kerja sama antara kepolisian Jepang dengan Polri sudah terjalin lebih dari 20 tahun. Sebagai organisasi yang berkembang, Polri selalu terbuka dengan perubahan, maka dengan studi banding ini akan menjadi refrensi untuk Polri semakin profesional dan lebih baik,” ucapnya.
Gali Atmajaya menjelaskan, program tahun ini difokuskan pada Polmas. Pelaksanaannya berlangsung di dua tempat, yaitu di Akpolnas National Police Academy of Japan dan Prefektur Ibaraki. Mereka akan dilibatkan pada penanganan perkara sebenarnya.
“Para peserta dapat menyaksikan secara langsung setiap hal yang dilakukan oleh koban dalam penanganan permasalahan. Selain itu, peserta juga akan mengetahui peran dan kewenangan koban dan satuan polisi di atasnya,” jelasnya. (yan/zal) Editor : Agus AP