"Tentu kami berikan apresiasi, tapi juga menyesuaikan kemampuan serta keuangan pemerintah daerah," ujar Wihaji saat membuka musyawarah olahraga kabupaten (Musorkab) KONI di Pendopo kantor bupati, Sabtu (23/10).
Bonus tidak hanya dianggarkan untuk atlet PON, tetapi juga para atlet yang berlaga di Dulongmas. Ia mengatakan bahwa pemberian bonus tidak serta merta bisa diberikan hari ini atau tahun ini.
Sebab, proses perencanaan penganggaran di APBD butuh proses. Ke tujuh atlet tersebut untuk sementara mendapatkan uang transport dan hadiah berupa laptop dan ponsel. "Nah, perencanaan bisa dilakukan setelah ada prestasi," tuturnya.
Pelaksana tugas (Plt) KONI Batang, Subiyanto menambahkan bahwa pihaknya juga memberikan apresiasi. Ia menyebutnya sebagai uang transport untuk para atlet. Tujuh atlet tersebut terdiri dari dua atlet panjat tebing, dua atlet atletik, satu atlet anggar, satu atlet voli, serta satu atlet sepakbola. "Prestasinya ada yang meraih perak dan perunggu. Ada juga satu atlet peraih emas dari cabor eksebisi yaitu Kabadi,"jelasnya.
Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Batang menghasilkan ketua KONI periode 2021-2026. Mantan wakil Bupati Batang, Sutadi menjadi nahkoda baru KONI Batang. (yan/bas)
Editor : Agus AP