"Para siswa itu disiapkan sebagai atlet-atlet andalan Batang. Juga sebagai pemandu wisata paralayang, agar menambah jam terbang mereka," ujar Wahyu Budi Santoso, kepala Disparpora Kabupaten Batang pada Jawa Pos Radar Semarang Jumat (18/9/2020).
Kegiatan tersebut merupakan program kementerian pariwisata, memilih beberapa kabupaten dan kota di Indonesia untuk menyelenggarakan pelatihan paralayang. Kabupaten Batang sendiri pernah menyelenggarakan dua kali even bergengsi paralayang. Lokasinya di Bukit Sikuping.
Latihan berlangsung selama lima hari, mulai Senin (14/9/2020) hingga Jumat (18/9/2020). Latihan terbang dimulai Rabu (16/9/2020). Mereka yang sudah menguasai materi dan siap secara mental, terbang bergantian. Kendala yang dihadapi adalah cuaca. Kecepatan angin terkadang sangat tinggi saat hendak latihan.
Tim pelatih paralayang Wisnu menjelaskan mereka bakal dijadikan sebagai penerbang tandem. Juga sebagai duta wisata yang bisa menjelaskan terkait paralayang. "Mereka dilatih untuk paham teori, juga bisa mempraktikkan secara langsung. Bagi mereka yang sudah dianggap mumpuni, bisa praktik terbang dengan paralayang," ucapnya.
Selain Bukit Sikuping ada spot terbang paralayang. Berada di perbukitan Pagilaran. Bukit Sikuping saat ini telah dibuka untuk umum, sebagai penyedia wisata paralayang. (yan/lis/bas) Editor : Agus AP