Oleh: Sudarmini, S.Pd
RADARSEMARANG.ID--Rapor pendidikan dijadikan acuan untuk menganalisis kualitas pembelajaran dan mendukung perencanaan yang berbasis data serta pengambilan kebijakan pendidikan.
Hasil capaian rapor pendidikan di SMPN 1 Secang Kabupaten Magelang tahun 2024 indikator kualitas pembelajaran, refleksi dan perbaikan pembelajaran oleh guru, dan iklim keamanan satuan pendidikan menunjukkan penurunan.
Kesejahteraan merupakan salah satu permasalahan guru yang ada di Indonesia (Saidun Hutasuhut: 2025). Untuk mendapat sertifikasi harus melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG). Di SMPN 1 Secang, guru yang sudah menerima tunjangan profesi guru (TPG) sebanyak 27 orang. Yang melalui jalur PPG sebanyak 12 orang (PPPK 10 orang, non ASN 2 orang).
Penurunan tiga indikator capaian rapor pendidikan menunjukkan terjadi kesenjangan antara kondisi riil dengan standar mutu yang diharapkan. Artinya implementasi program peningkatan mutu belum berjalan secara optimal sehingga diperlukan evaluasi dan tindak lanjut.
Evaluasi dan tindak lanjut yang dilakukan: pertama, bergabung dalam Komunitas Belajar (Kombel) Ngobrol Pintar (Ngopi) Bareng. Kegiatan yang dilakukan adalah deseminasi guru dan berbagi praktik baik.
Kegiatan kedua, mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran. Kegiatan ketiga, pelatihan mandiri melalui platform Merdeka Mengajar dan Ruang GTK. Kegiatan keempat mengikuti webinar/seminar dan workshop. Kegiatan kelima melaksanakan supervisi akademik.
Kegiatan untuk meningkatkan hasil capaian rapor pendidikan indikator refleksi dan perbaikan pembelajaran adalah setiap guru merefleksi pembelajaran di akhir kegiatan belajar mengajar (KBM), menulis jurnal mengajar, dan melaksanakan supervisi akademik.
Untuk meningkatkan hasil capaian rapor pendidikan indikator iklim keamanan satuan pendidikan kegiatan yang dilakukan, pertama, membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK). Kegiatan ini bekerja sama dengan Kepolisian Resor (Polresta) Magelang, Kepolisian Sektor (Polsek) Secang, Komando Rayon Militer (Koramil) Secang, dan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Kegiatan kedua melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Materinya tentang tindak kekerasan dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA). Kegiatan ketiga mengadakan parenting dengan narasumber dokter dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof. dr. Soerojo Magelang.
Kegiatan keempat memasang Closed-Circuit Television (CCTV) di beberapa tempat yang rawan terjadi tindak kekerasan. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi jika terjadi tindak kekerasan.
Kegiatan kelima melaksanakan pembiasaan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) setiap hari dengan jadwal yang berbeda.
Peningkatan kesejahteraan guru melalui PPG juga termasuk dalam indikator ini, sub indikator kesejahteraan psikologis (wellbeing) guru. Kesejahteraan yang meningkat memengaruhi sikap, guru merasa dihargai dan termotivasi dalam mendidik murid-muridnya. Dengan motivasi yang meningkat ini guru lebih bersemangat dalam mencari dan membuat media pembelajaran yang inovatif sehingga KBM tidak membosankan. Pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan sesuai cakupan kualitas pembelajaran di Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses.
Perencanaan KBM yang disusun sesuai kondisi murid, pelaksanaan KBM kondusif, pendekatan pembelajaran yang berpusat pada murid. Kemudian, penilaian yang mengukur ketercapaian pembelajaran secara menyeluruh akan mendorong kreativitas guru, meningkatkan kualitas pembelajaran dan menghasilkan lulusan yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan menjadi Indonesia Emas tahun 2045.
Terlaksananya kegiatan-kegiatan di atas menghasilkan hasil capaian rapor pendidikan SMP Negeri 1 Secang tahun 2025 mengalami peningkatan. Indikator kualitas pembelajaran, meningkat 6,20, indikator refleksi dan perbaikan pembelajaran oleh guru:12,92, indikator iklim keamanan satuan pendidikan guru: 1,26.
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan, peningkatan kesejahteraan guru melalui PPG merupakan satu strategi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan meningkatnya kesejahteraan guru, akan meningkatkan kreativitas yang berakhir pada peningkatan hasil belajar murid. (*/lis)
Guru SMP Negeri 1 Secang Kabupaten Magelang
Editor : H. Arif Riyanto