Bantuan yang diberikan Sido Muncul antara lain, bantuan bahan pangan, alat kesehatan, jamu, uang tunai, alat pelindung diri, dan masih banyak lainnya. Sido Muncul juga melakukan inovasi produk jamu dan vitamin yang manfaatnya untuk pencegahan dan penguatan imun tubuh. Inovasi produk ini sebagian bahkan disumbangkan ke pemerintah daerah maupun lembaga penyalur bantuan lainnya untuk disalurkan kepada masyarakat.
Pada awal Pandemi Covid-19 di 2020, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul tidak tinggal diam. Salah satu perusahaan jamu terbesar di Indonesia ini, saat itu berkomitmen menyalurkan dana senilai Rp15 miliar untuk berpartisipasi dalam menghadapi pandemi Covid-19. Dana tersebut akan disalurkan dalam bentuk produk-produk Sido Muncul, seperti Tolak Angin, Kunyit Asam, Susu Jahe, Tolak Linu, Kuku Bima Energi, dan Food Supplement Vitamin E 300 I.U dan Vitamin D3 400 I.U. Di samping itu, Sido Muncul juga akan memberi bantuan lain berupa uang, alat pelindung diri (APD) lengkap, hand sanitizier, masker, sarung tangan, desinfektan, dan paket sembako.
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat menjelaskan, Sido Muncul juga memberikan bantuan APD untuk tenaga medis dan rumah sakit. Bahkan saat itu Sido Muncul langsung memesan 2.000 APD yang diimpor langsung dari Tiongkok.
Irwan menjelaskan, sejak awal kemunculan wabah Covid-19, dirinya telah membentuk tim internal Bantuan Covid-19 Sido Muncul untuk berpartisipasi menghadapi Covid-19. “Kami berusaha mendistribusikan sendiri bantuan tersebut karena kami memiliki network yang luas. Banyak pihak yang meminta bantuan kepada Sido Muncul, sehingga mempermudah proses pendistribusian,” katanya.
Penyaluran bantuan dalam penanganan CSR terus bertambah selama masa pandemi. Sudah banyak individu, organisasi dan instansi yang menerima bantuan dari Sido Muncul dalam dua tahun masa pandemi. Konsistensi ini membuat Jawa Pos Radar Semarang mengapresiasi dengan memberikan Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2022 untuk kategori Perusahaan dengan Kepedulian CSR untuk Penanganan Covid-19. Piala dan sertifikat diserahkan CEO Jawa Pos Media Leak Kustiyo dan Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi kepada Manager Humas Sido Muncul Semarang Bambang Supartoko di Gedung Gradhika Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah Jalan Pahlawan Semarang Jumat (9/9) malam.
Pandemi juga tidak membuat Sido Muncul berhenti berinovasi. Tapi jeli mengambil peluang dengan adanya tren di masyarakat tentang gaya hidup sehat dengan menggunakan bahan-bahan alami. Seperti pada paro pertama 2020, Sido Muncul meluncurkan 16 produk baru, termasuk produk herbal, suplemen, dan vitamin yang mendapat sambutan pasar sangat baik. Pada November 2020 juga diluncurkan produk jamu berbentuk kapsul. Hingga saat ini produk jamu Sido Muncul ada yang berbentuk serbuk seduh, cair, tablet, kapsul hingga permen.
Selain CSR dalam penanganan Covid-19, Sido Muncul juga rutin menggelar bakti sosial. Salah satunya, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul TBK melalui salah satu produk unggulannya, Suplemen Kesehatan Kuku Bima menggelar baksos Operasi Sumbing Bibir Gratis bekerja sama dengan Smile Train Indonesia di RS Hermina Galaxy, Bekasi Rabu (7/9). Bantuan Operasi Sumbing Bibir senilai Rp 210.000.000 diserahkan secara simbolis oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada Country Manager and Program Director Smile Train Indonesia Deasy Larasati disaksikan Direktur RS Hermina Galaxy dr. Wagiu F. P. Kaunang, MARS.
“Hari ini kami kembali memberikan bantuan untuk 30 pasien di wilayah Bekasi dan sekitarnya. Untuk hari ini akan ada 10 pasien yang dioperasi. Sisanya dilakukan secara bertahap. Fokus bantuan diberikan kepada penderita yang berasal dari keluarga kurang mampu. Kami berharap hal ini bisa memberi harapan kepada para pasien karena penyakit bibir sumbing bisa diobati dan sembuh setelah operasi,” jelas Irwan.
Bantuan operasi sumbing bibir gratis bukan baru pertama kali dilaksanakan oleh Sido Muncul. Irwan menambahkan Sido Muncul telah melakukan operasi sumbing bibir gratis sebanyak delapan kali sejak 2018 di berbagai wilayah di Indonesia. Jika ditambah dengan jumlah yang akan dioperasi saat ini, kata Irwan, total pasien yang mendapat operasi gratis sebanyak 212 anak. Jumlah ini masih tergolong kecil mengingat sebanyak 8.000 bayi di Indonesia terlahir dengan bibir sumbing setiap tahun. Oleh karena itu, imbuhnya, Suplemen Kesehatan Kuku Bima Sido Muncul sudah menganggarkan operasi gratis bibir sumbing untuk 2.000 anak di seluruh penjuru Tanah Air. Program ini akan direalisasikan pada 2023. (ton) Editor : Agus AP