RADARSEMARANG.ID, Sungguh apes nasib John Dori. Niatnya nagih janji, malah dicerai.
Tiga tahun menikah dengan Lady Sandi, ia pun menagih janji sang istri yang katanya mau punya anak.
Awal membina rumah tangga memang mereka punya perjanjian. Sang istri ingin menunda untuk mempunyai buah hati.
Alasannya karena masih ingin bekerja. Karirnya sedang berada dipuncak.
John Dori pun menyanggupi. Asal pada tahun ketiga pernikahan, istrinya mau punya anak dan tidak lagi menundanya lagi.
“Janjine mbiyen setelah 3 tahun gelem nduwe anak,” jelas John Dori.
Yang terjadi pun tidak sesuai ekspektasi. Istrinya tak terima. Lady Sandi kembali menolak punya anak.
Lagi-lagi karena pekerjaan menjadi prioritasnya. Akibatnya rumah tangga mereka pun berada di ujung tanduk.
John Dori pusing tujuh keliling. Orang tuanya terus-terusan menanyakan cucu. Tapi istrinya tak mau.
“Lha piye, udu aku sing ngandung. Bojoku ra gelem, yo rak iso mekso,” akunya.
Dibujuk rayu pun percuma. Lady kekeuh pendirian.
Hingga akhirnya orang tuanya pun tahu dan menyuruh John Dori menceraikan Lady Sandi. Namun, saking cintanya, John Dori tetap memilih sang istri.
“Wis kebacut tresno, aku yo wis janji bakal nerimo apik elek sifate bojoku,” tegasnya.
Nyatanya, rumah tangga mereka tak bertahan lama.
Menginjak lima tahun pernikahan, rumah tangganya justru ambyar. Lady Sandi menggugat cerai suaminya ke Pengadilan Agama.
“Akhire dekne sing njaluk pegatan yo wis tak turuti,” tandasnya. (kap/ton)
Editor : Tasropi