RADARSEMARANG.ID, Hobi yang awalnya jadi pilihan untuk menghibur diri, justru menjadi alasan Lady Sandi bercerai.
Suaminya, John Dori, hobi main game. Sedangkan ia hobi olahraga, terutama lari.
Setelah lelah bekerja, setiap weekend, Lady Sandi akan pergi keluar untuk menjalani hobinya. Sekaligus merefresh pikiran.
Ia selalu mengajak suaminya. Tapi tak pernah mau. Lady Sandi pun sering pergi bersama komunitas larinya.
Tak jarang teman-temannya juga banyak lawan jenis. Pernah sekali juga Lady Sandi diantarkan pulang teman laki-lakinya.
Saat itu ia cedera, sebab itulah tak bisa mengendarai motor. Pulang-pulang sakit, bukannya diurus suami, John Dori malah marah-marah. Menuduhnya selingkuh.
“Ditelepon kon metuk ra gelem, alesane sibuk. Padahal ngegame. Giliran kene diterke konco, ngamuk,” jelas Lady Sandi.
Sejak saat itulah hubungannya dengan John Dori tak lagi harmonis. Begitu pula cinta Lady Sandi mulai terkikis.
Suaminya selalu memperbesar masalah. Meski satu rumah, keduanya jarang bertegur sapa. John Dori asyik sendiri, begitu pula Lady Sandi yang sibuk dengan pekerjaan rumah.
“Ning omah rasane anyep, dadi ra betah,” akunya.
Merasa hubungannya tak lagi bisa diselamatkan, Lady Sandi pun memilih undur diri. John Dori tak mau mengalah, begitu juga dengannya.
Sama-sama egois dan silent treatment. Bukannya selesai, permasalahan rumah tangganya justru tambah runyam.
“Roso wis ilang, ra pernah ono omongan. Ya meh nopo bertahan,” ungkapnya.
Wanita 29 tahun ini pun akhirnya mengajukan gugatan ke Pengadilan Agama. Kini keduanya masih menjalani sidang perceraian.
“Mumpung durung nduwe anak, karuan urip dewe-dewe,” tandasnya. (kap/ton)
Editor : Tasropi